Edarkan Pil Koplo, Dua Remaja Pacitan Terancam Dibui 15 Tahun

Daerah  JUMAT, 06 MARET 2020 | 17:20 WIB

Edarkan Pil Koplo, Dua Remaja Pacitan Terancam Dibui 15 Tahun

Kapolres Pacitan, AKBP Didik Hariyanto (kanan), menunjukkan sebagian barang bukti yang diamankan

MoeslimChoice | Dua remaja asal Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, berinisial AZ dan KDQ, terancam harus masuk bui selama 15 tahun akibat terciduk memakai sekaligus mengedarkan obat-obatan terlarang atau biasa disebut pil koplo.

Selain kedua remaja itu, terdapat juga seorang warga asal Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang kini akhirnya harus sama-sama mendekam di sel tahanan Polres Pacitan.

Dari ketiga tersangka tersebut, Satreskrim Polres Pacitan berhasil mengamankan beberapa barang bukti, antara lain uang tunai sebesar Rp 250 ribu, 3 buah handphone, dan puluhan obat terlarang jenis Dolgesik, Atarax, dan Excimer.

Kapolres Pacitan, AKBP Didik Hariyanto, mengatakan, kedua tersangka asal Pacitan ditangkap di salah satu tempat kos di wilayah Jawa Tengah. Sedangkan tersangka asal Demak, berinisial OSL atau Sodron, ditangkap Satnarkoba Polres Pacitan di Desa Bangunsari.

“Benar, ketiga tersangka itu adalah pengguna obat penenang, juga pengedar. Ini melanggar UU Kesehatan, karena tidak ada izin beredarnya, dan diancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” kata Didik Hariyanto kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Jumat (6/3/2020), saat digelar konferensi pers di halaman Mapolres Pacitan.

Penangkapan itu, lanjut Kapolres, berawal dari laporan masyarakat, yang mencurigai adanya peredaran obat-obatan terlarang tersebut.

“Kita mendapatkan laporan dari masyarakat, yang mencurigai adanya penjualan atau peredaran obat-obat tersebut. Dalam penangkapan di Desa Bangunsari, Satnarkoba Polres Pacitan berhasil mengamankan barang bukti berupa 78 butir pil jenis Excimer dari tangan tersangka,” tambahnya.

Ketiga tersangka itu, sesuai Pasal 196 dan/atau 197 UU Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. [yhr]


Komentar Pembaca