Allianz Indonesia Berhasil Lewati Tantangan Ekonomi di Tahun 2019 dengan Kinerja Positif

EKONOMI  KAMIS, 05 MARET 2020 | 03:30 WIB

Allianz Indonesia Berhasil Lewati Tantangan Ekonomi di Tahun 2019 dengan Kinerja Positif

Pemaparan kinerja Allianz Indonesia sepanjang 2019/ist

Moeslimchoice | Di tahun politik Indonesia dan ketidakpastian ekonomi global, Allianz Indonesia menutup tahun 2019 dengan perkembangan return investasi yang baik dengan total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) yang naik sebesar 14% dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan  sebesar Rp 35,33 triliun, termasuk dana kelolaan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) Allianz.

Portfolio AUM Allianz Indonesia ini terdiri dari dana yang dikelola dari produk unit link sebesar 53%, asuransi jiwa dan kesehatan sebesar 25% dan DPLK sebesar 22%,” kata Ni Made Daryanti, Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia.

Di tahun politik Indonesia dan ketidakpastian ekonomi global, Allianz Indonesia menutup tahun 2019 dengan perkembangan return investasi yang baik dengan total dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) sebesar Rp 40,18 triliun atau naik sebesar 14% dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp 35,33 triliun.

“Portfolio AUM Allianz Indonesia ini terdiri dari dana yang dikelola dari produk unit link sebesar 53%, asuransi jiwa dan kesehatan sebesar 25% dan DPLK sebesar 22%,” kata Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia, Ni Made Daryanti dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (4/3/2020),.

Dalam pergerakan kondisi pasar yang volatil, Allianz Indonesia dapat dengan baik mengelola 60 fund. Beberapa fund yang paling banyak dipilih oleh nasabah sepanjang 2019, adalah SmartLink Equity Fund dengan dana kelolaan Rp 10,17 triliun, SmartLink Balanced Fund dengan dana kelolaan Rp 2,16 triliun dan SmartLink Fixed Income Fund dengan dana kelolaan sebesar Rp 1,35 triliun.

“Allianz Indonesia juga tetap mempertahankan kepercayaan untuk mengelola aset nasabah dengan kenaikan jumlah tertanggung sebanyak 9,49 juta atau bertambah sebesar 18,9% dari tahun sebelumnya sebanyak 7,92 juta tertanggung,” ungkapnya.

Sementara itu, Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia, Karin Zulkarnaen mengatakan, dalam menyediakan perlindungan asuransi dan mengelola dana nasabah, pihaknya akan selalu memperhatikan berbagai aspek dalam mengantisipasi dinamisnya kondisi pasar.

“Hal ini dapat dibuktikan dengan rekam jejak kinerja fund Allianz yang selalu kami upayakan untuk mencapai hasil optimal demi memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah kami. Allianz Indonesia tetap fokus dengan tujuan memberikan perlindungan kepada lebih banyak lagi masyarakat Indonesia, tentunya dengan produk dan layanan terbaik dari penyedia asuransi terpercaya,” katanya. [fah]


Komentar Pembaca