Soal Penceramah Bersertifikat, Menag: Berlaku untuk Semua Agama

Nasional  KAMIS, 27 FEBRUARI 2020 | 15:55 WIB

Soal Penceramah Bersertifikat, Menag: Berlaku untuk Semua Agama

foto/net

Moeslimchoice. Program penceramah bersertifikat akan diberlakukan untuk semua agama. Namun, program itu bersifat pilihan, alias tidak ada pemaksaan bagi penceramah untuk mengikutinya. Hal itu ditegaskan Menteri Agama, Fachrul Razi dalam rapat kerja dengan Komisi VIII di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2).

MC Award 2

"Masalah penceramah bersertifikat. Itu yang lalu pada sidang kabinet dipimpin Wapres, sudah diputuskan namanya penceramah bersertifikat," kata Menag. 

"Berarti berlaku untuk semua agama, bagi yang mau. Yang tidak, nggak apa-apa," tambahnya. 

Menurut Menag, pihaknya telah melakukan pendataan penceramah. Program penceramah bersertifikat juga telah dirancang, dan Menag berharap, program tersebut dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.

"Jadi paling nggak sudah terinventarisasi. Rencana kita memang dalam waktu dekat akan segera dimulai," katanya.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Muhammadiyah Amin menambahkan, sertifikasi penceramah bukan usulan Kemenag. Program tersebut ada di bawah Wakil Presiden, KH Ma'ruf Amin bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI).

"Sertifikasi Mubaligh sebenarnya bukan keinginan kami, yang menjadi isu yang sangat viral. Tapi sesungguhnya sertifikasi Mubaligh ini sudah dikelola oleh DMI bersama Wakil Presiden," tuturnya.

Namun demikian, lanjut Amin, Ditjen Bimas Islam Kemenag  telah menyiapkan anggaran tahun 2020 untuk sertifikasi penceramah Muslim. 

"Dananya ada sama Bimas Islam. Tapi bagaimana pelaksanaannya nanti kami minta kebijakan Pak Menteri Agama," tandasnya. [kmg/mel/]


Komentar Pembaca