Bantu Korban Banjir Jakarta, Baznas Turunkan Tim Bantuan Hingga Lima Hari Kedepan

Sosial  SELASA, 25 FEBRUARI 2020 | 17:45 WIB | Natasha

Bantu Korban Banjir Jakarta, Baznas Turunkan Tim Bantuan Hingga Lima Hari Kedepan

Tim Baznas Tanggap Bencana bantu korban banjir di Jakarta/ist

Moeslimchoice | Musibah banjir yang melanda Jabodetabek sejak dini hari (Selasa, 25/2/2020) direspon cepat oleh tim Baznas Tanggap Bencana (BTB). Mereka  berhasil mengevakuasi anak-anak, lansia, ibu hamil dan kelompok rentan lainnya yang terpapar banjir di wilayah ibu kota dan sekitarnya.

MC Award 2

Kepala Baznas Tanggap Bencana (BTB), Dian Mandana Aditya Putri mengatakan, BTB memberangkatkan tim evakuasi dari BTB pusat dan BTB Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan bantuan kepada para korban terdampak di wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan.

Salah satu lokasi evakuasi bencana yakni di Cipinang Melayu RT 007/04 Kelurahan Cipinang Melayu Kecamatan Makassar, Jakarta Timur yang hingga Selasa pagi, ketinggian air mencapai 1,7 meter.

“Tim terus bergerak menembus tingginya banjir yang juga menggenangi jalan-jalan utama Jakarta dan jalan menuju wilayah paling parah terdampak,” kata Dian kepada awak media, Selasa (25/2/2020).

Selain evakuasi, ia mengatakan, Baznas juga mengaktifkan layanan pengungsian dan layanan kesehatan ke wilayah Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Sebanyak 20 relawan yang dari BTB, Rumah Sehat Baznas (RSB), Lembaga Beasiswa Baznas (LBB) dan Layanan Aktif Baznas (LAB) bertugas hingga lima hari ke depan untuk memberikan layanan pengungsi dan kesiapan kebutuhan logistik.

“Logistik makanan, pakaian dan kebutuhan kebersihan diri juga disiapkan untuk segera didistribusikan ke titik-titik terdampak,” ujarnya.

Direktur Utama, Arifin Purwakananta mengatakan, Baznas  memiliki BTB untuk memberikan respon cepat melayani masyarakat yang tengah terdampak bencana. Tim BTB bersiaga untuk menanggulangi dampak banjir bagi mustahik, mengingat cuaca yang masih diprediksi terus turun hujan hingga Maret.

“Mustahik selalu menjadi pihak yang paling menderita ketika bencana melanda, tak terkecuali banjir saat ini,” kata Arifin saat dihubungi terpisah. [fah]


Komentar Pembaca