Juarai ISPO 2020, Siswa MTsN 1 Kota Malang Siap Ikuti Lomba di AS dan Brasil

Nasional  SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 17:45 WIB

Juarai ISPO 2020, Siswa MTsN 1 Kota Malang Siap Ikuti Lomba di AS dan Brasil

Foto/net

Moeslimchoice. Indonesian Science Project Olympiad (ISPO) adalah ajang lomba tahunan pada proyek penelitian yang digelar untuk peserta didik pada jenjang SMP/MTs, SMA/SMK/MA dari seluruh Indonesia. 

MC Award 2

Dalam ISPO tahun 2020 yang dilaksanakan di Kharisma Bangsa School of Global Education Tangerang Selatan, dari tanggal 21 hingga 23 Februari 2020 ini,  siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang berhasil meraih dua medali perak. 

"Siswa MTsN 1 Kota Malang berhasil meraih dua medali perak pada ISPO 2020," terang Kepala MTsN 1 Kota Malang, Syamsudin di Malang, Senin (24/2). 

Menurutnya, medali perak pertama diraih Thoriq Ahmad Izzuddin dan Fairuz Daffa Al Hazza. Keduanya ikut dalam bidang Fisika dengan judul penelitian  'Modification of Piezoelectric Circuit to Optimize Electricity Production on Sound Energy Harvesting Device'.

Medali perak kedua diraih Hasna Febriana Syukurillah dan Ain Nur Azizah Putri Harsya. Mereka berdua mengambil bidang Kimia dengan judul penelitian 'IMITRI (Smart and Active Edible Coating): Utilization of Lactic Acid Bacteria (BAL) from Whita Cabbage Heads (Brassica oleracea L.Var Capitata) to Extend The Shelf Life of Fresh Meat'.

"Berkat prestasi ini, Thoriq dan Fairuz dipercaya lanjut mewakili Indonesia di ajang internasional 'GENIUS' yang diselenggarakan di New York, USA. Adapun Hasna dan Ain dipercaya mewakili Indonesia di ajang MOSTRATEC di Brazil," tutur Syamsudin.  

"Kami berharap, mereka bisa menorehkan prestasi kembali untuk Indonesia dan Madrasah," lanjutnya.

Syamsuri mengatakan, untuk menjadi pemenang kompetisi ini, peserta harus ikut dalam dua tahap seleksi. Pertama, seleksi makalah penelitian. Kedua, final berupa pameran dan presentasi hasil penelitian. Hampir tiap tahun MTsN 1 Kota Malang selalu ikut ajang ini dan hampir setiap tahun pula meraih juara.

"Tidak mudah untuk bisa lolos dalam ajang ini, apalagi sampai meraih juara. Sebab, para siswa harus berhadapan dengan kakak-kakak yang berada di tingkat atasnya. Merakalah satu-satunya yang berada di tingkat Tsanawiyah yang mampu menjuarai, khususnya pada bidang fisika dan kimia," tandasnya.  [mel]


Komentar Pembaca