WNI Awak Diamond Princess Minta Segera Dijemput Pakai Pesawat

Kesehatan  SENIN, 24 FEBRUARI 2020 | 07:25 WIB

WNI Awak Diamond Princess Minta Segera Dijemput Pakai Pesawat

MoeslimChoice | Sejak Minggu, 24/2/20, video pernyataan warga negara Indonesia yang bekerja di kapa pesiar yang berubah menjadi karantina mereka yang terpapar virus corona (Covid-19) viral di media sosial. Tayangan video itu mengungkapkan, antara lain keinginan para awak untuk mendapat jemputan pulang ke Tanah Air.

Video mereka sampaikan kepada Presiden Joko Widodo agar pemerintah Indonesia menjemput kepulangan mereka dari Yokohama, Jepang, lokasi kapal itu sejak beberapa pekan lalu. Soalnya mereka menjadi satu-satunya kelompok kru yang belum mendapatkan kepastian penjemputan oleh pemerintahnya. Yang lain sudah.

Mereka menitipkan video itu kepada akun Twitter ABC Australia, @abcaustralia_id. Dalam tayangan yang viral terungkap, kru kapal dari negara lain seperti India dan Filipina telah mendapatkan kepastian terkait dengan proses penjemputan.

"Kepada Pak Presiden Jokowi yang terhormat, kami yang berada di Diamond Princess Yokohama, kami sangat takut ibaratnya dibunuh pelan-pelan. Kami di sini untuk menghidupi keluarga di Indoneisa, jangan dibiarkan kami sakit dan mati perlahan-lahan karena kelamaan dievakuasi," ujar salah satu kru perempuan dalam video yang diunggah melalui akun @abcaustralia_id, Minggu (23/2/2020).

Seperti dikutip dari akun @abcaustralia_id para WNI kru kapal Diamond Princess ini belum dikarantina sejak kapal bersandar di Yokohama, 4 Februari 2020.

Para kru asal RI itu masih bekerja dengan normal melayani penumpang yang dikarantina. Kini setelah penumpang kapal pulang, nasib mereka masih belum jelas. ”Kami mohon jangan dijemput pakai kapal yang bisa memakan waktu dua minggu perjalanan. Jemput kami pakai pesawat. Kami juga WNI. Kami semua sudah ditest dan hasilnya negatif,” ujar salah satu kru pria asal Indonesia dalam video yang sama.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sejumlah opsi untuk mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) di kapal pesiar Diamond Princess yang berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang.

Kapal tersebut telah menjalani proses karantina selama 14 hari di perairan Yokohama usai dilaporkan terpapar virus corona atau Covid-19. Pemerintah tengah mempertimbangkan jalur evakuasi. Tersedia dua opsi, yakni laut dan udara.

Kapal Diamond Princess telah menjalani proses karantina usai sejumlah penumpang maupun awaknya positif terinfeksi virus Covid-19 atau virus corona. Sebanyak 78 WNI tercatat sebagai kru kapal tersebut.

Dari 78 WNI, 4 di antaranya positif Covid-19. Saat ini mereka tengah dirawat di rumah sakit di Jepang




Komentar Pembaca