Bersama Menteri Basuki, Presiden Jokowi Resmikan MTsN 3 Pekanbaru

Pendidikan  JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 15:30 WIB | Sunarya Sultan

Bersama Menteri Basuki, Presiden Jokowi Resmikan MTsN 3 Pekanbaru

Foto dokumentasi Kemen PUPR

Moeslimchoice | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendampingi Presiden Joko Widodo meresmikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Kota Pekanbaru, Jumat (21/2/2020). Saat peresmian terlihat pula Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Gubernur Riau Syamsuar.

“Dengan mengucap Bismillahirrohmanirrohim, dan memohon ridho Allah SWT saya resmikan rehabilitasi dan renovasi total MTsN 3 Pekanbaru,” tutur Presiden Jokowi dalam rilis yang diterima redaksi Moeslim Choice, Jumat (21/2/2020).

Kemudian Presiden Jokowi menandatangani prasasti dan meninjau madrasah. Usai melakukan tinjauan ke ruang kelas belajar (RKB) dan kamar mandi, Presiden Jokowi beserta Menteri Basuki menanam pohon kelengkeng di halaman belakang madrasah.

Sebagai informasi, rehabilitasi MTsN 3 Kota Pekanbaru dilakukan Oleh Kementerian PUPR melalui Pusat Pengembangan Sarana Prasarana Pendidikan, Olahraga dan Pasar (PPSPPOP) Ditjen Cipta Karya pada Agustus - Desember 2019. Anggaran total sebesar Rp13,9 miliar digunakan untuk merenovasi 13 RKB, kamar mandi, lapangan olahraga, taman, koperasi, pagar sekolah dan paving blok.

Sebelumnya, kondisi MTsN 3 Kota Pekanbaru rusak berat karena terjadi penurunan tanah sehingga merusak konstruksi bangunannya. Setelah dilakukan rehabilitasi oleh Kementerian PUPR, madrasah ini jadi lebih cantik dan nyaman digunakan untuk belajar.

“Saya kira renovasi di sekolah ini sudah cukup bagus, tetapi masih ada yang harus diselesaikan seperti landscape terutama tanaman. Standar renovasi yang kita kerjakan harus ada lapangan olahraga, kamar mandi yang baik termasuk tempat cuci tangan. Mudah-mudahan standar ini bisa kita teruskan ke sekolah lain,” ungkap Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Selain itu, Menteri Basuki berpesan agar fasilitas yang sudah dibangun dapat dimanfaatkan dan dijaga.

“Manfaatkan fasilitas yang sudah dibangun. Generasi mendatang harus lebih pintar karena fasilitasnya lebih baik,” jelas Menteri Basuki.

Sejak 2019 Kementerian PUPR mendapat tugas tambahan untuk melakukan rehabilitasi dan renovasi sekolah, madrasah, perguruan tinggi, pasar dan membangun sarana prasarana olahraga dengan mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Tugas tambahan ini dilakukan dalam rangka mendukung fokus Pemerintah membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul. 

Kementerian PUPR diinstruksikan melakukan percepatan pembangunan dan rehabilitasi sebanyak 10.000 sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia pada 2019-2024.

Di 2019 rehabilitasi sekolah yang telah ditangani sebanyak 1.679 sekolah (SD, SMP dan SMU) dan 179 madrasah (Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Khusus di Provinsi Riau untuk Tahun Anggaran  2019, telah dilaksanakan rehabilitasi dan renovasi 127 sekolah, 2 madrasah dan 1 PTN di 12 kabupaten/kota dengan alokasi anggaran sebesar Rp355 miliar, yakni Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kampar, Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Kabupaten Rokan hulu, Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Meranti, Kota Pekanbaru dan Kota Dumai.

Sisa kegiatan dilanjutkan secara multi years contract (MYC) sebanyak 32 sekolah pada TA 2019-2020 dengan alokasi anggaran sebesar Rp98,7 miliar dan dilanjutkan secara single years contract (SYC) pada TA 2020 sebanyak 32 sekolah dengan alokasi anggaran sebesar Rp95,8 miliar. [nry]


Komentar Pembaca