Bahlil Repot Urus Investasi | Ada Gubernur Rasa Presiden Katanya

Ekonomi  JUMAT, 21 FEBRUARI 2020 | 07:46 WIB

Bahlil Repot Urus Investasi | Ada Gubernur Rasa Presiden Katanya

MoeslimChoice | Kepala Badan Penananam Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengadukan Gubernur Rasa Presiden kepada Presiden Joko Widodo lantaran belum mau melaksanakan proyek strategis nasional bidang investasi di daerahnya. Menurut dia, ada satu gubernur di Kalimantan yang merasa seperti Presiden.

"Masih ada satu gubernur juga yang belum. Jangan sampai juga ada bupati yang merasa seperti presiden, ini bahaya juga karena Presiden Indonesia cuma satu, namanya Presiden Joko Widodo, yang lainnya tidak boleh," kata Bahlil di acara Rapat Koordinasi Nasional Investasi di Hotel Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Kamis/20/2/20.

Dia bilang, di bidang penanaman modal masih ada ego sektoral yang merentang mulai antarkementerian dan lembaga hingga pemerintahan daerah. Padahal, kata dia, investasi yang mangkrak senilai Rp 708 triliun, bisa masuk jika koordinasi tersebut berjalan baik.

"Masih ada satu gubernur juga yang belum. Jangan sampai juga ada bupati yang merasa seperti presiden, ini bahaya juga karena Presiden Indonesia cuma satu, namanya Presiden Joko Widodo, yang lainnya tidak boleh," kata Bahlil.

Rapat koordinasi itu dihadiri Presiden Joko Widodo dan pemimpin pemerintahan daerah. Bahlil menegaskan kemudahan berinvestasi telah didelegasikan oleh presiden kepada BKPM.

Dengan begitu, kata dia, BKPM menjadi pemegang wewenang untuk memberikan izin berusaha. Dan kata di, berhak memberikan fasilitas investasi melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu atau PMPTSP di daerah.

Bahlil mengatakan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga telah menyebarkan surat edaran kepada para pimpinan daerah untuk melaksanakan Instruksi Presiden No 7 tahun 2019 itu. Namun, kata Bahlil, satu Gubernur di Kalimantan itu masih enggan melaksanakan instruksi tersebut.

Nggak berani sebut gubernurnya? Ayo dong.


Komentar Pembaca