Berusia 275 Tahun, Pacitan Harus Mawas Diri

Daerah  RABU, 19 FEBRUARI 2020 | 14:05 WIB

Berusia 275 Tahun, Pacitan Harus Mawas Diri

Prosesi Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-275

MoeslimChoice | Sejumlah prajurit, berseragam lengkap, berduyun-duyun menuju Pendopo Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dengan langkah-langkah anggun di bawah iringan gamelan khas Jawa.

Bak raja dan ratu, Bupati Pacitan, Indartato, dan istrinya, Luky Tri Baskorowati, duduk di atas singgasana, di bawah naungan cuaca berawan yang bersahabat, membantu menahan sengatan cahaya matahari.

Begitulah gambaran besar dari prosesi Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-275, Rabu (19/2/2020) pagi, mengusung tema Pacitan Adem, Ayem, Tentrem.

Bagi Bupati Indartato, perayaan Hari Jadi Pacitan kali ini menjadi terasa lebih istimewa. Karena, ini akan menjadi perayaan HUT Pacitan yang terakhir baginya dalam kapasitas sebagai Bupati.

Ya, dalam hitungan bulan, Indartato akan menuntaskan masa jabatan keduanya sebagai Bupati Pacitan.

Lantas, pesan apa yang ingin ditinggalkan Indartato dalam momentum Hari Jadi Pacitan kali ini?

“Di momentum hari jadi ini, kita harus banyak bersyukur atas segala karunia yang diberikan oleh Yang Maha Kuasa kepada kita semua, khususnya masyarakat Kabupaten Pacitan,” kata Indartato kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Rabu (19/02/2020).

Ia juga berpesan, Pacitan harus mawas diri. Tanah kelahiran Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini harus melakukan evaluasi terkait hal-hal yang sudah dan akan dilakukan.

“Mawas diri itu sangatlah penting. Evaluasi hal-hal yang sudah kita lakukan selama ini, dan rencana apa yang akan kita lakukan di masa mendatang. Semua itu, tentunya, demi Pacitan yang lebih baik,” pungkasnya. [yhr]


Komentar Pembaca