Jelang HUT ke-275, Pemkab Pacitan Janjikan Kemeriahan

Daerah  SELASA, 18 FEBRUARI 2020 | 12:40 WIB

Jelang HUT ke-275, Pemkab Pacitan Janjikan Kemeriahan

Persiapan jelang HUT Kabupaten Pacitan ke-275

MoeslimChoice | Besok, Rabu (19/2/2020), Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, genap berusia 275 tahun. Makin tua, makin meriah.

Ya, berbagai janji kemeriahan sudah merebak di kota kelahiran Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), ini.

Wacana terkait kemeriahan Pacitan di haji jadinya kali ini sudah merebak sejak sebulan silam. Hari ini, Selasa (18/2/2020), memasuki sesi gladi resik, sekaligus pematangan persiapan.

Pada prosesi hari jadinya tahun ini, yang rencananya akan digelar Selasa (18/2/2020) pagi, tema Pacitan Adem, Ayem, Tentrem diusung sebagai judul utama dari berbagai kegiatan.

Antara lain, arak-arakan yang bergerak dari berbagai penjuru kecamatan menuju Pendopo Kabupaten Pacitan. Momen ini diprediksi bakal melahirkan kemeriahan yang menghibur bagi warga masyarakat Pacitan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho, yang juga Ketua Panitia Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-275, mengatakan, semua prosesi yang digelar kali ini bakal berlangsung lebih meriah ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

“Ya, kita akan membuat meriah acara ini. Bila tahun lalu acaranya hanya di Pendopo Kabupaten, tahun ini akan lebih meriah di berbagai penjuru, agar semua warga masyarakat bisa menyaksikannya secara langsung,” jelas Heru kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Selasa (18/2/2020).

Tak luput, irama gamelan Jawa telah ditetapkan sebagai pengiring wajib di setiap kegiatan terkait Hari Jadi Pacitan ini.

Terpisah, saat dihubungi di sela-sela kesibukannya mengawasi dan memantau kesiapan acara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Daryono, menandaskan, kegiatan hari jadi kali ini bukan sekadar meriah, tapi juga kaya makna.

“Pastinya, lihat saja besok. Yakin meriah, dan sangat kaya makna. Sebetulnya, prosesi ini intinya tetap sama, namun semua juga butuh gladi. Supaya besok bisa maksimal,” ucapnya kepada MoeslimChoice.

Lantas, seperti apa sebetulnya bentuk kemeriahan dari perayaan Hari Jadi Kabupaten Pacitan, besok? Ini tentunya menjadi kepenasaranan tersendiri di hati masyarakat. Apalagi sudah disebutkan berlangsung secara meriah, mewah, namun kaya makna.

“Kita menghadirkan banyak undangan. Tapi, jangan hanya dinilai dari mewahnya acara. Resapi juga maknanya yang mendalam. Bagaimanapun, kita harus tahu silsilah Pacitan itu sebenarnya seperti apa. Jawabanya ada besok. Ini juga suatu pendidikan bagi kita, tentunya,” pungkas Daryono. [yhr]


Komentar Pembaca