Wapres Ma'ruf: Lebih Maslahat Eks-ISIS Tidak Dipulangkan

Polhukam  JUMAT, 14 FEBRUARI 2020 | 07:25 WIB

Wapres Ma'ruf: Lebih Maslahat Eks-ISIS Tidak Dipulangkan

MoeslimChoice | Soal pulang-tidaknya eks-ISIS, Wakil Presiden Ma'ruf Amin memilih mana yang lebih maslahat. Menurut dia, pemerintah tidak memulangkan 689 WNI eks ISIS karena dinilai lebih aman dan banyak manfaatnya ketimbang sebaliknya.

"Jadi yang lebih aman dan maslahat kalau kita tak memulangkan mereka," kata Ma'ruf di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Kamis, 13/2/20. Dia bilang, mengawal yang sudah ada di sini saja sesuatu tak mudah, termasuk meradikalisasinya.

Dengan pertimbangan itu, Ma'ruf menyatakan pemerintah akan mngantisipasi agar seluruh simpatisan ISIS tak masuk ke Indonesia. Tak hanya ISIS, ia menyatakan pemerintah sudah mengantisipasi jejaring terorisme dunia lain masuk ke Indonesia.

"Yang bekas bekas kombatan baik dari Filipina, maupun dari yang ada di Suriah, maupun Afghanistan, ya kita tetap melakukan antisipasi," kata dia.

Ma'ruf juga menilai WNI eks ISIS itu tanpa kewarganegaraan akibat ulah mereka sendiri. Sebab, mereka secara sadar bergabung dengan ISIS. "Status kewarganegaraan mereka itu sudah mereka sendiri yang sudah membuat mereka menjadi lepas dari kewarganegaraan. Dengan dia mengikuti yaitu masuk ke dalam kelompok ISIS, ikut bergabung secara militer ISIS. Oleh karena itu maka kita menganggap ya mereka sudah bukan lagi warga negara," kata dia.

Namun, kata Ma'ruf, "untuk anak anak terutama khususnya ya anak yatim piatu dan di bawah 10 tahun masih kita pertimbangkan."

Ia menegaskan pemerintah sedang mengkaji secara mendalam terkait rencana tersebut. Ia tak berkeinginan bila anak-anak eks ISIS itu dapat menimbulkan 'virus' radikalisme ISIS di kemudian hari.


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55