Kepala Bakamla Aan Kurnia: Alutsista Kurang, Optimalkan SDM

Polhukam  RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 18:25 WIB | Warni Arwindi

Kepala Bakamla Aan Kurnia: Alutsista Kurang, Optimalkan SDM

MoeslimChoice | Baru saja menjalani pelantikan sebagai Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla), Laksamana Madya Aan Kurnia mengakui keterbatasan alat utama sistem persenjataan (alutsista) di bidang tugasnya. Namun, ia menegaskan kelemahan itu sebagai tantangan.

Presiden Joko Widodo melantik Aan sebagai Kepala Bakamla pada Rabu petang, 12/2/20. Usai pelantikan itulah ia mengemukakan soal alutsista itu kepada media.

"Tentunya yang ditanyakan teman-teman (wartawan) masalah alutsista. Kalau ditanya kurang, ya kurang," kata Aan.  Namun, ia mengaku tak akan menyerah dengan kelemahan alutsista itu.

Sebagai alternatif, ia akan mendayagunakan sumber daya manusia seoptimal mungkin untuk menjalankan tugas di Bakamla. "Tapi saya selaku Kepala Bakamla tidak langsung angkat tangan. Justru ini tantangan bagi saya," sambungnya.

Soal SDM itu, kata dia, juga sangat penting dalam menjaga wilayah laut dan pantai. "Ini juga untuk menjawab tantangan masalah maritim yang sekarang masih hangat, khususnya di Natuna salah satunya yaitu saya akan meningkatkan sumber daya manusia yang ada di Bakamla," ucap Aan.

Aan menyebut SDM di Bakamla berasal dari instansi yang berbeda-beda. Ada angkatan laut, angkatan darat, angkatan udara, polisi, kejaksaan, dan pegawai negeri sipil. Oleh karena itu, ia ingin SDM di Bakamla bisa terkelola dengan mengikuti standar yang telah ditetapkan.

"Saya mau membuat standardisasi sehingga begitu masuk Bakamla mereka menguasai masalah. Contoh tentang hukum laut, tentang hukum internasional, tentang penegakan hukumnya, harus sama semua," kata dia.

Selain itu Aan bilang akan bersinergi dengan segenap pemangku kepentingan yang bertugas menjaga keamanan laut. Menurut dia sinergi ini harus dilakukan karena saat ini ada 17 undang-undang terkait keamanan laut yang tumpang tindih. Ia pun menyambut baik rencana Presiden Jokowi menerbitkan Omnibus Law untuk masalah keamanan laut.

"Tadi Pak Jokowi sudah bilang masalah omnibus law untuk masalah keamanan laut. Itu bisa menjawab permasalahan," kata perwira AL kelahiran Dabo Singkep, Lingga, Kepulauan Riau itu.

Aan Kurnia dilantik sebagai Kepala Bakamla menggantikan Laksamana Madya Achmad Taufiqoerrochman yang akan segera pensiun. Ia resmi menjabat sebagai Kepala Bakamla berdasarkan Keppres Nomor 17/TPA/2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Bakamla.


Komentar Pembaca