Ratusan Pelamar CPNS Pacitan Gagal Registrasi Akibat Hal Sepele

Daerah  RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 10:50 WIB

Ratusan Pelamar CPNS Pacitan Gagal Registrasi Akibat Hal Sepele

Supomo, Kepala BKD Kabupaten Pacitan, Jawa Timur

MoeslimChoice | Ternyata, banyak hal sepele yang diabaikan para sarjana asal Pacitan, Jawa Timur, saat mereka mencoba peruntungannya untuk menjadi abdi negara.

Akibatnya jadi sangat fatal, karena mereka akhirnya harus gigit jari, tidak bisa mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang akan digelar bulan Februari 2020 ini.

Tercatat, ada 373 calon peserta yang harus menerima kenyataan gugur di tahap registrasi, sekaligus menikmati kesia-siaan setelah bekerja keras mengumpulkan berkas namun akhirnya memble karena hal-hal sepele.

Lantas, hal-hal sepele macam apa yang membuat ratusan sarjana Pacitan itu harus gagal mengikuti seleksi CPNS di bulan ini?

Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pacitan, Supomo, angka calon peserta seleksi yang gagal di tahap registrasi itu memang tergolong terlalu tinggi.

“Seharusnya tidak perlu terjadi sampai sebanyak itu. Apalagi mereka itu gagal karena hal-hal sepele. Tapi, ya beginilah jadinya kalau terlalu mengabaikan aturan registrasi,” kata Supomo kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Rabu (12/2/2020).

Ia mengungkapkan, kesalahan dari ratusan calon peserta itu memang bervariasi, tapi persoalan fotolah yang paling banyak jadi penyebabnya.

“Ya, sudah ditegaskan, permintaan foto itu kan harus dengan background warna kuning. Tapi ini malah foto di tempat wisata. Bahkan ada juga yang mengunggah foto artis,” kata Supomo.

Selain soal foto, lanjut Supomo, banyak juga di antara peserta yang gagal itu akibat tidak menyerahkan surat keterangan sehat.

“Kita memberi cukup banyak waktu untuk proses pengumpulan berkas, seperti surat keterangan dari lembaga-lembaga kesehatan resmi. Lha tapi mereka malah tidak mengirimkan. Ya sudah, gagal lagi,” pungkasnya. [yhr]


Komentar Pembaca