Nelayan Pacitan Merana, Harga Lobster Ambruk Jadi Rp 50.000 per Kg

Daerah  JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 14:35 WIB

Nelayan Pacitan Merana, Harga Lobster Ambruk Jadi Rp 50.000 per Kg

Lobster hasil tangkapan nelayan tradisional Pacitan

MoeslimChoice | Sebagian nelayan tradisional di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, tak berhenti mengeluh, beberapa hari terakhir ini.

Pasalnya, dari hari ke hari, harga jual hasil tangkapan andalan mereka, yakni udang lobster, terus memburuk.

Setidaknya, dalam seminggu terakhir ini, sederet keluhan, bahkan obralan kata-kata kotor, meluncur dari mulut mereka akibat harga biota laut yang dianggap sebagai “intan” hasil buruannya tersebut kian tak bersahabat dengan para nelayan tradisional.

Kateman (40), salah seorang nelayan tradisional Pacitan, menjelaskan, penghasilannya dari menjaring lobster semakin tak sebanding dengan permodalannya.

“Tidak sebanding dengan modal yang harus kita keluarkan. Entahlah, pokoknya, sudah hampir seminggu ini harganya semakin murah saja,” ucapnya kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Jumat (7/2/2020).

Selidik punya selidik, ternyata saat ini dengan selembar uang pecahan Rp 50 ribu saja pembeli bisa mendapatkan satu kilogram lobster.

“Padahal, sebelumnya, harga per kilo untuk ukuran sedang bisa mencapai Rp 300 ribu. Lha sekarang ini, hanya Rp 50 ribu per kilo,” tambah Kateman.

Dihubungi terpisah, Wirid (40), yang juga nelayan tradisional di Pacitan, mengungkapkan keluhan serupa.

Gimana tidak mengeluh, lha itu kan kita wajib curiga juga, kenapa harganya bisa mendadak begitu amblek,” kata Wirid.

Bahkan, meredupnya harga lobster di Pacitan itu pun kemudian melahirkan sejumlah spekulasi dan desas-desus yang dikaitkan dengan wabah virus corona.

Pasalnya, menurut pandangan mereka, selama ini masyarakat China memang menjadi konsumen terbesar lobster.

Terkait ambruknya harga jual lobster itu, para nelayan tradisional Pacitan meminta pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) segera melakukan langkah-langkah penyelamatan. [yhr]


Komentar Pembaca