Kala Kota 1001 Goa Jadi Jalan 1001 Lubang

Daerah  JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 08:05 WIB

Kala Kota 1001 Goa Jadi Jalan 1001 Lubang

Kondisi jalan di wilayah Desa Mantren, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, akses utama menuju destinasi wisata Gunung Limo

MoeslimChoice | Kondisi jalan berlubang, ternyata, masih bertebaran di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, hingga saat ini.

Bahkan, saking banyaknya, tak sedikit warga di sana yang mem-pleset-kan julukan Pacitan sebagai Kota 1001 Goa menjadi “Jalan 1001 Lubang”.

Salah satu faktanya terdapat di wilayah Desa Mantren, Kecamatan Kebonagung. Padahal, jalan itu merupakan akses menuju ikon Kota Pacitan, Gunung Limo.

Menurut masyarakat setempat, kondisi jalan yang rusak parah itu sudah berumur hampir 10 tahun. Halusnya lapisan aspal yang membungkus makadam terus terkelupas, dari waktu ke waktu.

Suwanto (40), salah seorang warga sekitar, mengatakan, sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang semacam begitu.

Yo, lihat saja, toh. Jalan seperti ini harusnya diperhatikan, bukan dilalui sambil dilihat saja. Seperti apapun, [daerah] ini masih ikut Pacitan,” ucapnya kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, Kamis (6/2/2020).

Sembari menunjuk jalanan yang rusak, Suwanto merasakan juga berbagai dampak yang muncul gegara rutin melewatinya.

“Pastinya sering terjadi kerusakan pada kendaraan. Kalau tidak ban bocor, ya jatuh terpelanting,” tambahnya.

Terpisah, seorang ibu-ibu yang tengah mengantarkan anaknya sekolah pun menyampaikan keluhannya. Pasalnya, setiap hari, selama bertahun-tahun, ia harus mengerahkan segenap adrenalinnya untuk melalui jalan tersebut.

Wati (35) mengeluh, kendaraan roda dua yang dipakainya untuk antar-jemput anak sekolah kini mulai mengeluarkan suara mencicit mirip tikus, bersumber dari rangka dan body-nya.

Ia meyakini, kondisi motornya itu, yang sebetulnya masih berusia muda, akibat terdampak hempasan-hempasan lubang jalan yang setiap hari harus ia lalui.

Body motor seakan lepas. Bunyi body motor ini juga jadi seperti musik jalanan. Karena, ya jalanannya rusak parah seperti ini,” keluhnya, satir.

Pengakuan Suwanto dan Wati seolah mewakili suara hati masyarakat sekitar terkait kondisi jalan yang sudah begitu rusak. Mereka berharap pemerintah segera membenahinya.

Diketahui, ruas jalan di Desan Mantren itu, yang berada di bawah kewenangan Pemkab Pacitan, merupakan akses utama menuju lokasi wisata Gunung Limo —salah satu ikon dari Kota 1001 Goa tersebut. [yhr]


Komentar Pembaca