Film "1917" Raih 7 Penghargaan di Ajang British Academy Film Awards ke 73 Tahun 2020

Internasional  SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 20:15 WIB

Film

foto/net

 

Moeslimchoice. Film Epik Perang Dunia I yang memilukan 1917 mendominasi peraih penghargaan di ajang 'British Academy Film Awards' (BAFTA) yang berlangsung di The Royal Albert Hall di London, Inggris pada Minggu (2/2). Film karya Sam Mendes tersebut berhasil memenangkan tujuh penghargaan termasuk Film Terbaik dan Sutradara Terbaik.

Drama yang dibuat sendiri oleh Sam Mendes berhasil mengalahkan pesaingnya dari Amerika seperti film Joker, The Irishman dan Once Upon a Time ... in America. Acara yang berlangsung  di London yang megah itu dibayangi oleh kritik terhadap kurangnya keragaman nominasi film, bahkan dari beberapa nominasi itu sendiri.

Sutradara 1917, Mendes menggambarkan filmnya pada pengalaman masa perang kakeknya. Syutingnya pun memerlukan waktu yang cukup lama dan berliku-liku, hingga diharapkan penonton akan tenggelam dalam aksi yang menggetarkan tersebut. 

Film 1917 juga dinobatkan sebagai Film Inggris Terbaik dan juga Kameramen Terbaik, dan merupakan kemenangan yang kelima bagi sang kameramen, Roger Deakins. Selain itu, film juga meraih penghargaan untuk kategori desain produksi terbaik, serta efek suara dan visual terbaik.

Sementara aktor Joaquin Phoenix dinobatkan sebagai Aktor Terbaik untuk filmnya  Joker, dan aktris Renee Zellweger untuk gelar Aktris Terbaik lewat perannya sebagai Judy Garland dalam film Judy.

Kemenangan di BAFTA  ini sering menjadi indikator untuk kemenangan di ajang penghargaan yang lebih besar lagi yakni Academy Awards alias Oscar, yang akan diadakan pada 9 Februari mendatang. Seperti halnya Oscar, penghargaan Inggris ini juga didominasi oleh artis kulit putih.

Tidak ada wanita yang dinominasikan sebagai sutradara terbaik untuk tahun ketujuh ini, dan semua 20 nominasi dalam kategori didominasi oleh selebriti kulit putih.

Aktor Joker, Phoenix mengecam kurangnya keberagaman saat memberikan pidato seusai dinobatkan sebagai aktor terbaik. Dia mengatakan bahwa hal itu seolah mengirim pesan yang sangat jelas kepada orang kulit berwarna (kulit hitam) bahwa 'Anda tidak diterima di sini.'"

Penyelenggara penghargaan menyebutnya sebagai hal yang "mengecewakan", karena tidak ada pemain warna (artis kulit hitam) di antara nominasi akting, yang dipilih oleh 6.500 anggota akademi yang bekerja di Inggris dan industri film internasional.

Penghargaan bintang yang sedang naik daun, satu trofi yang diputuskan oleh publik jatuh kepada aktor kulit hitam Inggris, Micheal Ward.

Bintang Inggris Cynthia Erivo, yang dinominasikan untuk Oscar untuk penampilannya sebagai abolisionis Harriet Tubman di film Harriet tetapi dihina oleh Akademi Inggris, menolak undangan untuk hadir di ajang tersebut pada hari Minggu itu sebagai tanda protes.

Akibatnya, British Academy berjanji akan meninjau kembali prosedur pemilihan untuk ajang bergengsi BAFTA Awards ini. [mt/DS]


Komentar Pembaca