Info Hoaks Penculikan Anak Bikin Heboh Warga Pacitan

Daerah  RABU, 29 JANUARI 2020 | 11:35 WIB

Info Hoaks Penculikan Anak Bikin Heboh Warga Pacitan

Kasat Reskrim Polres Pacitan, AKP Imam Buchori (kiri), dan unggahan foto-foto yang menimbulkan keresahan di Pacitan (kanan)

MoeslimChoice | Dalam beberapa hari terakhir ini, warganet di Pacitan dihebohkan adanya kabar penculikan terhadap anak-anak usia 5 sampai 12 tahun.

Info tersebut kian mengemuka setelah beberapa foto yang disebutkan sebagai pelaku penculikan tersebar di berbagai grup media sosial (medsos).

Dikabarkan pula di sana, pelaku penculikan itu membawa mobil untuk melakukan operasinya.

Gemuruh kabar tersebut sempat menimbulkan kepanikan ekstra di kalangan warganet, terutama anggota grup Obrolane Wong Pacitan (OWP) di jejaring Facebook, yang mempunyai anak usia 5 sampai 12 tahun.

Kepada Kontributor MoeslimChoice di Pacitan, Suluh Apriyanto, salah seorang warga yang keberatan namanya disebutkan menyampaikan kekhawatirannya setelah mendengar kabar tersebut, karena dia memang memiliki anak seusia target para penculik.

"Siapa yang tidak takut? Begitu handphone ada di tangan, dan membuka Facebook, bermunculan di grup soal kabar penculikan anak. Sedangkan anak saya sendiri masih kecil-kecil," ucapnya, Selasa (28/1/2020).

Sikap terlalu cepat percaya, langsung caplok info di medsos, dan serentak share tanpa upaya klarifikasi atau konfirmasi dulu ke sumber lain, memang menjadi salah satu bibit lahirnya info-info tak bertuan yang berubah jadi sangat mencekam.

Dihubungi terpisah, Kasat Reskrim Polres Pacitan, AKP Imam Buchori, mengatakan, info itu hanyalah kabar yang tidak benar alias hoaks.

Karena, menurutnya, hingga detik ini pihaknya belum menerima laporan adanya warga yang kehilangan anak karena dugaan penculikan seperti demikian.

"Sebagaimana berita-berita di media sosial, dalam artian grup Facebook, ada kata-kata dari seseorang yang tidak bertanggung jawab, yang menyampaikan agar berhati-hati adanya penculikan anak di bawah umur. Ini belum tentu kebenarannya," katanya kepada MoeslimChoice.

Terlebih lagi, lanjut Imam, pihaknya juga belum mendapat laporan apa-apa, baik dari jajarannya di polsek-polsek maupun masyarakat. [yhr]


Komentar Pembaca