Terkait Oknum yang Sebut Sabu Halal, Barsasi akan Minta Klarifikasi Kepolisian

Hukum  SABTU, 25 JANUARI 2020 | 15:16 WIB | Sunarya Sultan

Terkait Oknum yang Sebut Sabu Halal, Barsasi akan Minta Klarifikasi Kepolisian

Foto/net

Moeslimchoice | Surat permintaan klarifikasi kepada Polres Bangkalan akan segera dikirim oleh Barisan Santri Seluruh Indonesia (BARSASI). Klarifikasi ini terkait pernyataan Kapolres Bangkalan yang menyebutkan bahwa ada salah seorang pengajar alias ustadz alias bindhereh pesantren di Bangkalan menghalalkan sabu-sabu.

Parahnya, pengasuh pesantren tersebut sampai mengajak santrinya mengkonsumsi sabu-sabu dengan dalih tidak ada satupun dalil dalam Al-Qur’an yang mengharamkan sabu-sabu.

Namun, berdasarkan informasi yag diterima BARSASI dari masyarakat Bangkalan bahwa tersangka tindak pidana penyalahgunaan Narkoba berinisial AM itu bukan Pengajar Pondok Pesantren.

“Saya terima informasi lengkap dengan data bahwa inisial AM sebagaimana dimaksud oleh Kapolres Bangkalan dalam pernyataannya itu ternyata bukan pengajar Pondok Pesantren, oleh karena itu kami akan segera berkirim surat permohonan klarifikasi, sebab ini terkait erat dengan nama baik Pondok Pesantren,” Panglima Besar BARSASI Firman Syah Ali menjelaskan.

Lebih lanjut Firman mengatakan, apabila Kapolres Bangkalan tidak berhasil membuktikan bahwa AM merupakan pengajar Pondok Pesantren, maka Kapolres Bangkalan akan diminta meralat pernyataannya di media.

Menurut keponakan Mahfud MD ini untuk selanjutnya meminta para pejabat untuk cek dan ricek dulu sebelum membuat penyataan apapun. [nry]


Komentar Pembaca