Inspektorat: Colosseum Terima Award Tanpa Pergub Anies

Wisata  SELASA, 21 JANUARI 2020 | 13:15 WIB

Inspektorat: Colosseum Terima Award Tanpa Pergub Anies

Ilustrasi

MoeslimChoice | Inspektorat DKI Jakarta mengevaluasi Dinas Pariwisata DKI soal prosedur pemberian penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk Diskotek Colosseum.

Kepala Inspektorat, Michael Rolandi, mengutarakan, pihaknya menemukan kelemahan, karena pelaksanaan penghargaan itu berjalan tanpa Peraturan Gubernur alias Pergub.

Menurut Michael, tata cara pemberian penghargaan Adikarya Wisata seharusnya diatur Pergub. Ini sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan.

"Pergubnya sampai dengan saat ini belum diajukan oleh Dinas Pariwisata, aturan yang menyangkut SOP (standard operating procedure) tersebut," kata Michael, saat rapat dengan Komisi B Bidang Perekonomian DPRD di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (20/1/2020).

Michael mengatakan, Dinas Pariwisata harus memperbaharui aturan ihwal bagaimana langkah-langkah memberikan penghargaan Adikarya Wisata setelah Perda Nomor 6/2015 terbit.

Adikarya Wisata 2019 ramai diperbincangkan setelah Pemerintah DKI memberikan penghargaan itu kepada Colosseum untuk kategori Hiburan & Rekreasi - Klab Malam & Diskotek.

Menurut dia, rencana anggaran penghargaan Adikarya Wisata dibahas eksekutif dan legislatif pada 2018. Sebab, anggaran diserap untuk kegiatan 2019.

Michael menyampaikan, sebagian besar anggaran Adikarya Wisata 2019 senilai Rp 2,2 miliar dialokasikan untuk merekrut tim penilaian selaku pihak ketiga.

"Jadi seharusnya pada posisi antara penyusunan anggaran yang kita biasa lakukan di Juli sampai dengan eksekusi di awal tahun ketika APBD sudah jadi, itu dokumen pergubnya seharusnya sudah diselesaikan," jelas dia.

Anggota Komisi B, Manuara Siahaan, menyebut, penjelasan Michael seolah-olah menunjukkan SOP pelaksanaan penghargaan Adikarya Wisata tak sesuai prosedur atau tidak sah.

Maka, dia pun menilai, Dinas Pariwisata tidak proaktif menindaklanjuti isi Perda Nomor 6/2015.

"Selama ini sudah berulang-ulang, bukan sekali loh," ucap Manuara dalam rapat.

Pemerintah DKI sebelumnya memberikan penghargaan Adikarya Wisata 2019 untuk diskotek Colosseum Club pada 6 Desember 2019.

Ada tandatangan cetak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Surat Keputusan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan soal penetapan pemenang Adikarya Wisata 2019.

Namun, penghargaan itu dicabut setelah ada protes dari Front Pembela Islam atau FPI.

Apalagi, pada September 2019, BNN DKI pun menemukan adanya penyalahgunaan narkoba di diskotek Colosseum Club. [yhr]


Komentar Pembaca