Menteri Agus Terbang ke Davos | Agus Mana? Dua-duanya Temans

Ekonomi  SELASA, 21 JANUARI 2020 | 08:25 WIB | Warni Arwindi

Menteri Agus Terbang ke Davos | Agus Mana? Dua-duanya Temans

MoeslimChoice | Di kabinet Jokowi ada dua menteri bernama Agus: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto. Keduanya terbang ke Davos, Swiss untuk hadir di World Economic Forum (WEF) 2020, pertemuan bergengsi yang dihadiri para eksekutif perusahaan global dan pemimpin pemerintahan di berbagai belahan dunia.

Nawaitu Menperin Agus adalah mempromosikan kesiapan Indonesia dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dengan harapan memikat para investor global menanamkan modal langsungnya di sini. Harap maklum, di Forum inilah gema Revolusi Industri 4.0 bermula setelah pidato Klaus Schwab, pendiri WEF, menyebar ke seluruh dunia sejak 2016.

“Indonesia telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 untuk merevitalisasi industri manufaktur di Tanah Air. Inisiatif ini memanfaatkan teknologi industri 4.0 dalam perangkat utama produksinya guna memacu daya saing agar lebih efisien,” kata Menperin Agus dalam pernyataan resmi, Senin, 20/1/20.

Dalam acara WEF 2020, Menperin akan menjadi pembicara pada sejumlah diskusi panel, melakukan pertemuan dengan para pelaku industri skala global dan melakukan pertemuan dengan Klaus Schwab. Pada kesempatan tersebut, Agus akan menyampaikan komitmen Pemerintah Indonesia dalam upaya menciptakan iklim investasi yang kondusif, khususnya bagi keberlangsungan sektor industri. Diantaranya dengan kemudahan izin usaha serta pemberian insentif fiskal maupun nonfiskal.

Sedangkan Mendag Agus, selain menghadiri WEF, niatnya adalah hadir dalam pertemuan tingkat menteri di Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization. “Selain menghadiri WEF, Indonesia bersama dengan anggota World Trade Organization (WTO) lainnya juga sepakat bertemu membicarakan persiapan Konferensi Tingkat Menteri WTO ke-12 di Nur-Sultan, Kazakhstan Juni 2020 mendatang," ujar Mendag Agus dalam pernyataan resmi, Senin, 20/1/20.

Menurut Mendag, Indonesia siap mengawal misi penyelesaian isu-isu WTO yang masih tertunda dan menjadi kepentingan nasional Indonesia. Beberapa isu perdagangan yang masih tertunda di WTO dan menjadi prioritas utama Indonesia adalah isu pertanian terkait cadangan pangan untuk ketahanan pangan (public stockholding for food security purposes/PSH) dan mekanisme pengamanan khusus (special safeguard mechanism/SSM), isu perikanan terkait subsidi perikanan (fisheries subsidies), isu niaga elektronik (e-comerce), isu fasilitasi investasi, isu hak kekayaan intelektual (HKI) nonviolation and situation complain, penyelesaian badan banding (appellate bodies) WTO dan isu perlakuan khusus dan berbeda (special and differential treatment).

WEF 2020 yang berlangsung di Davos-Klosters, Swiss bertema "Stakeholders for a Cohesive and Sustainable World". Tahun lalu, WEF di Davos menggemakan polemik Greta Thunberg dan Presiden AS Donald Trump tentang perubahan iklim.

Yang nggak bisa hadir, kita nantikan ide baru dari sana. Kalau ide di sini lebih baik, silakan juga.


Komentar Pembaca