Teten Dukung Aset BUMN Kosong untuk Pemasaran Produk Lokal

Ekonomi  SELASA, 21 JANUARI 2020 | 07:55 WIB | Ilham Akbar

Teten Dukung Aset BUMN Kosong untuk Pemasaran Produk Lokal

MoeslimChoice | Kementerian Koperasi dan UKM mendukung pemanfaatan aset-aset pemerintah oleh pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satu aset itu adalah M Bloc Space, yang semula Kantor Pusat Peruri dan kini menjadi lokasi pemasaran berbagai produk, seperti kuliner, fashion maupun kedai kopi.

MC Award 2

"Model seperti ini yang akan mendapatkan market yang paling bagus di kalangan anak muda, selain komersial juga edukasi untuk masyarakat," kata Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki saat menghadiri acara bertajuk "Kopi Penyangga Bumi", di M Bloc Space, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin, 20/1/20.

Teten akan berupaya mencari lahan pemerintah kosong lainnya untuk dijadikan tempat serupa, semisal untuk pasar malam, desa wisata, maupun yang lainnya. Itu dilakukan untuk meningkatkan skala usaha UMKM. Kalau pembiayaan banyak sekali di pemerintah untuk UMKM mulai dari hulu sampai ke hilir.

Menurut Teten, banyak aset-aset BUMN yang bisa dikelola seperti M Bloc lewat lahan PT Peruri Persero, misalnya seperti aset milik Kereta Api dan PT Pos yang bisa digunakan secara optimal. “Memanfaatkan aset-aset negara di perusahaan pelat merah yang tak terpakai dengan konsep tanah terbuka, gedung-gedung lama menjadi marketplace akan menggerakkan perekonomian masyarakat.”

“Itu jadi bagian kerja sama kami dengan Kementerian BUMN memanfaatkan aset BUMN yang tak produktif untuk marketplace UMKM berbasis komunitas. Karena market kita sangat besar," ujar Teten lagi.

Lewat marketplace itu, Teten ingin mengangkat merek lokal agar bisa bersaing dengan yang dari luar. "Kita harapkan produk lokal bisa meningkat dari segi volume bisnisnya, asal dikonsep dengan baik maka akan memiliki volue tinggi," ujarnya.

Sementara CEO M Bloc Space serta penggagas 'Kopi Penyangga Bumi' Handoko Hendroyono mengatakan, M Bloc tumbuh dan berkembang karena semangat komunal, di mana brand-brand lokal hadir dan eksis. "Kita harus bersatu, berkolaborasi seluruh stake holder (BUMN, masyarakat dan lain-lain) untuk memajukan brand lokal," ungkap Handoko.

Pihaknya juga akan terus membuat kolaborasi event-event kopi, bukan hanya di M Bloc Space, tetapi juga di banyak tempat di Jakarta Selatan, sehingga turis-turis asing akan banyak berwisata kopi di Jakarta Selatan dengan narasi yang berbeda.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Peruri Dwina Septiani Wijaya mengatakan, sebagai BUMN Peruri memiliki tanggung jawab untuk memajukan serta mendorong masyarakat agar mampu meningkatkan kesejahteraan keluarganya. “Acara Kopi Penyangga Bumi ini merupakan kolaborasi Rumah Kreatif BUMN Karawang dengan creative hub M Bloc, diharapkan semakin banyak BUMN maupun swasta yang tertarik berkolaborasi memajukan petani kopi di Indonesia dan menjadikan kopi Indonesia memiliki nilai jual di tingkat dunia," harapnya.

Peruri bersama M Bloc, tambah Dwina, sangat terbuka untuk mengakomodir kolaborasi kreatif dari berbagai komunitas dalam mewujudkan gagasan para milenial, maupun industri kreatif untuk meningkatkan peran UMKM dalam memajukan perekonomian Indonesia.

M Bloc Space sebelumnya adalah Kantor Pusat Perum Peruri. Kini Peruri pindah ke Karawang, Jawa Barat. Eh, jadinya M Bloc Space.


Komentar Pembaca