Mahfud dan Tito Koordinasi Soal Pilkada 2020 dan Wilayah Perbatasan

Polhukam  SABTU, 18 JANUARI 2020 | 10:10 WIB | Sugiharta Yunanto

Mahfud dan Tito Koordinasi Soal Pilkada 2020 dan Wilayah Perbatasan

MoeslimChoice | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, berkoordinasi untuk pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah. Kaduanya telah bertemu di Kantor Kemendagri pada Jumat, 17/1/20.

Pada intinya, pertemuan membahas kesiapan Kemendagri sebagai leading sector pembina pemerintah daerah yang akan melaksanakan Pilkada Serentak di 270 daerah itu. Usai pertemuan, Menko Polhukam Mahfud MD optimistik Pemilu Serentak 2020 aman dan lancar.

"Banyak hal tadi yang dibicarakan, yang tentu tidak bisa disampaikan di sini karena uraiannya panjang, yang penting kita akan menguatkan koordinasi terutama menjelang Pilkada pada tahun ini," kata Mahfud usai pertemuan.

Pertemuan itu, sambungnya, untuk lebih memastikan kesiapan Kemendagri dan lembaga terkait serta para pemangku kepentingan,"Insya Allah aman dan lancar. Itu saja,"ujar Menkopolhukam.

Sedangkan Mendagri sebagai tuan rumah mengungkapkan, kunjungan Menko Polhukam adalah sebuah kehormatan bagi Kemendagri yang bernaung di bawah koordinasi Menkopolhukam. "Kemendagri kan salah satu kementerian yang di bawah koordinasi Menkopolhukam, saya sendiri itu sering ke tempat beliau untuk rapat, dan kunjungan ini adalah kehormatan bagi jajaran Kemendagri dikunjungi langsung oleh  Menko," kata Mendagri.

Dalam kesempatan tersebut, Mendagri juga memaparkan terkait peran strategis Kemendagri untuk menjadi Poros Pemerintahan Dalam Negeri dalam menjaga stabilitas politik nasional. Tito bilang, Menko Polhukam ingin memahami apa saja tugas-tugas dari Kemendagri.

"Saya sudah sampaikan bahwa paling utama adalah menjaga stabilitas sosial politik terutama politik di tingkat nasional, karena Mendagri adalah pembina politik. Saya juga menjelaskan aspek-asppek regulasi, aspek keuangan, aspek pengawasan, dan lain-lain kepada Menko," ungkap Tito.

Mendagri yang juga bertindak selaku Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) itu juga menjelaskan tugas BNPP dalam mengelola perbatasan yang berdaulat. "Kemudian menjelaskan tugas dari Kemendagri yang portfolio sebagai Kepala BNPP yang tugasnya 3 (tiga) yaitu meng-clear-kan garis demarkasi border darat dan laut Indonesia. Yang kedua mengelola Pos Lintas Batas dan membangun daerah perbatasan," tandasnya.


Komentar Pembaca
Habib Rizieq Pasti Pulang Jika Sudah Aman

Habib Rizieq Pasti Pulang Jika Sudah Aman

Ahad, 23 Februari 2020 | 10:40

15 Azab Meninggalkan Shalat, 9 Terjadi Di Dunia
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

Senin, 24 Februari 2020 | 13:55