Komisi VII Dukung SKK Migas Genjot Sektor Hulu

Ekonomi  JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 06:55 WIB | Sugiharta Yunanto

Komisi VII Dukung SKK Migas Genjot Sektor Hulu

Alex Noerdin dan Dwi Soetjipto

MoeslimChoice | Komisi VII DPR, yang membidangi antara lain sektor minyak dan gas, mendukung Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) agar serius menggenjot kinerja sektor hulu dengan menyiapkan langkah-langkah strategis demi mencapai target lifting migas. Begitupun dengan penerimaan negara sektor hulu migas agar sesuai dengan APBN 2020.

“Makanya kita dorong agar Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) bisa menjual minyaknya ke Pertamina, sehingga bisa mengurangi impor. Jadi kita tetap optimistik,” kata Wakil Ketua Komisi VII DPR Alex Noerdin kepada wartawan usai memimpin rapat dengan SKK Migas, Kamis, 16/01/20.

Disinggung soal langkah pemerintah memotong jatah impor minyak sebesar 30 juta barel pertahun, Alex menjelaskan selain menyerap dari Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), bisa juga dengan meningkatkan berbagai eksplorasi, baik off shore maupun on shore. “Termasuk menggenjot sumur-sumur tua yang masih bisa digarap, seperti di Musi Banyuasin yang mampu menghasilkan 10.000 bph-15.000 bph (barel per hari,” tambahnya.

Meski minim kontribusi, kata Alex, kemampuan sumur tua hasilnya tetap masih lumayan bisa digunakan. “Bisa menggunakan teknologinya yang proper, alias ramah lingkungan,” ucapnya seraya menambahkan memang langkah-langkah ini perlu dimbangi lagi dengan peningkatan penggunaan biofuel yang berbasis dari minyak sawit

Lebih jauh Mantan Gubernur Sumsel dua periode ini menyarankan agar SKK Migas meningkatkan investasi bidang eksplorasi hulu migas guna menemukan cadangan migas raksasa. “Iklim investasi migas perlu digairahkan, sehingga investor-investor migas menjadi tertarik,” paparnya.

Alex memberikan apresiasi langkah SKK Migas membuka layanan One Door Service Policy (ODSP) untuk merealisasikan target produksi minyak 1 juta barel per hari (BOPD) pada 2030. “Tentu saja layanan bisa meningkatkan efisiensi dan tingkat kepercayaan investor sektor hulu migas,” ujarnya.

Sementara itu Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menjelaskan melalui ODSP seluruh layanan proses perizinan KKKS hulu migas melalui satu pintu dengan lebih cepat. SKK Migas dan KKKS bersama-sama melakukan penelitian atas kelengkapan untuk setiap persyaratan perizinan dari berbagai instansi yang ada saat ini.

Bahkan lebih dari itu, SKK Migas akan membantu KKKS yang ingin berinvestasi untuk dapat memenuhi dokumen lain yang menjadi persyaratan. Termasuk mendampingi pengurusan perizinan di instansi terkait.

Dwi bilang, hingga kini tidak ada satu kegiatan eksplorasi maupun ekploitasi yang hanya memerlukan satu izin dari berbagai instansi. Oleh karenanya, SKK Migas akan mendukung dan membantu proses perizinan dapat diselesaikan lebih cepat.


Komentar Pembaca