Pembina Pramuka Ajarkan Yel Berbau SARA

Mahfud: Itu Tidak Baik untuk Keutuhan Bangsa

Polhukam  RABU, 15 JANUARI 2020 | 07:35 WIB | Sunarya Sultan

Mahfud: Itu Tidak Baik untuk Keutuhan Bangsa

Foto/net

Moeslimchoice | Munculnya tepuk Pramuka disertai yel-yel berbau SARA di Yogyakarta disebut Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Prof Mahfud MD merupakan bentuk tindakan yang merendahkan keberagaman dan keberagamaan.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Umum Gerakan Suluh Kebangsaan tersebut menuturkan, apa yang terjadi itu tidak baik untuk keutuhan bangsa. Ketika ditanya langkah yang perlu diambil selanjutnya, Mahfud MD mengatakan pembinaan bagi guru atau pembina Pramuka yang bersangkutan.

"Pembinaan dulu dulu aja dah. Jangan-jangan gurunya agak bego kali, dipanggil dulu, ditanya dulu saja pembina Pramuka-nya. Masa sampai ada yel-yel seperti itu?" ujar Mahfud, di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Selasa (14/1/2020).

Seperti diketahui, media sosial dibuat riuh dengan adanya kasus peserta pembina pramuka yang mengajarkan yel berbau SARA pada peserta didik di SDN Timuran dalam KML.

Salah seorang wali murid, K, melaporkan kejadian tersebut pada pembina pramuka di sekolah. K juga mengunggah kejadian tersebut ke medsos. Kasus ini masih ditindaklanjuti oleh Kwarcab Kota Yogyakarta. [nry]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55