Takut Tertipu Properti Syariah? Ikuti Langkah Sederhana Ini

Ekonomi Syariah  SELASA, 14 JANUARI 2020 | 15:10 WIB

Takut Tertipu Properti Syariah? Ikuti Langkah Sederhana Ini

Ilustrasi

MoeslimChoice | Hingga detik ini, modus penipuan berkedok perumahan berbasis syariah masih saja terjadi.

Masyarakat pun diminta untuk berhati-hati, cermat, dan waspada dalam menyikapi iming-iming yang ditawarkan para developer (pengembang).

Guna menerapkan azas kehati-hatian tersebut, pengamat properti, Aleviery Akbar, memberikan sejumlah tips dan cara menilai produk-produk yang ditawarkan para pengembang perumahan-perumahan tersebut.

"Kalau ciri-cirinya, memang agak susah. Tapi, sebenarnya, yang paling mudah adalah dicek dulu, apakah developer-nya sudah terdaftar sebagai anggota REI atau belum," kata Akbar, saat dihubungi wartawan, Senin (13/1/2020).

"Paling tidak, jika developer itu adalah anggota REI yang terdaftar, maka dia kan harus memenuhi persayaratan yang diberlakukan," tambahnya.

Selain itu, Akbar mengimbau para calon pembeli agar memeriksa, apakah perumahan yang akan dibangun itu sudah bekerjasama dengan pihak bank yang kredibel, yang akan memberikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) kepada para konsumennya, atau belum?

"Kemudian, cek juga legalitas dari tanah yang dimiliki developer, yang akan dijual tersebut. Lalu, cek juga legalitas developer-nya itu sendiri," ujar Akbar.

Cara lainnya, lanjut Akbar, apabila memungkinkan, para calon pembeli juga bisa mengecek fotokopi sertifikat tanah yang dimilik developer.

Sebab, jika tanah tersebut diagunkan ke pihak bank, hal itu akan tertera di dalam sertifikat dan bisa dipertanyakan statusnya ke pihak developer tersebut.

"Kemudian, cek juga legalitas surat-surat yang dimiliki oleh developer untuk membangun perumahan tersebut. Misalnya, IMB (Izin Mendirikan Bangunan), AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), dan lain sebagainya," ujarnya.

Diketahui, kasus penipuan perumahan berbasis syariah yang terjadi belakangan ini diakui pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai hal yang seharusnya tidak terjadi lagi.

Hal itu apabila masyarakat sudah menyadari bahwa pemerintah selama ini telah menyediakan alternatif pembiayaan perumahan berbasis syariah.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati, jeli, dan cermat dalam menyikapi iming-iming yang ditawarkan oleh para pengembang, dengan memeriksa kredibilitas pengembang yang menawarkan rumah tersebut.

Yakni, dengan memastikan pengembang tersebut telah terdaftar di Sistem Registrasi Pengembang (SIRENG), pada halaman yang telah disediakan pemerintah: https://sireng.pu.go.id/. [yhr]


Komentar Pembaca