Nyonya Mensos Dongkrak Mental Warga Bojongkulur

Sosial  SENIN, 13 JANUARI 2020 | 10:15 WIB | Ida Iryani

Nyonya Mensos Dongkrak Mental Warga Bojongkulur

Grace P. Batubara, istri Menteri Sosial, Juliari P. Batubara

MoeslimChoice | Grace P. Batubara, istri Menteri Sosial, Juliari P. Batubara, mengunjungi sekaligus mencoba mendongkrak mental warga Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, salah satu lokasi terparah pada bencana Banjir Jabodetabek di awal tahun 2020.

“Anak-anak, saya datang, anggap saja seperti ibu kalian sendiri. Tadi saya dengar, ada sekolah yang masih terkena banjir, sehingga belum bisa dipakai untuk sekolah. Sebagian masih dibersihkan. Ya, semoga semuanya segera normal kembali. Anak-anak tetap semangat, ya,” kata Grace dalam kegiatan bakti sosial di Gedung Serba Guna RW 21, Perum Villa Nusa Indah II, Desa Bojongkulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2020).

Grace menyatakan, ia hadir di tengah-tengah warga ke Perum Villa Nusa Indah II, karena mendengar kawasan ini merupakan salah satu tempat yang cukup parah terdampak bencana. Ia tergerak untuk meringankan sebagian beban warga.

“Kami datang untuk bisa meringankan beban yang kalian alami. Kedatangan dan bantuan yang kami bawa, mudah-mudah sedikit membantu kebutuhan warga di sini,” katanya.

Ia kembali mendoakan, semoga semua warga bisa kembali beraktivitas, dan situasi normal seperti sedia kala.

Dalam kegiatan bakti sosial kali ini, Grace mengunjungi dua lokasi. Selain di RW 21 itu, ia juga berkunjung ke RW 24, di kawasan yang sama.

Grace datang bersama para pendamping pejabat di Kabinet Kerja, yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Indonesia Maju (OASE KIM).

Dalam keterangannya, Grace menyatakan, kegiatan bakti ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bahwa negara harus tetap hadir di mana pun di tengah masyarakat yang sedang mengalami bencana.

Dari Kementerian Sosial telah disalurkan bantuan kepada warga setempat sebesar total Rp 133.615.000.

Rinciannya, makanan siap saji Paket A-B-C-D (total 200 paket), lauk pauk (400 paket), makanan anak (200 paket), mie instan (8.000 bungkus).

Kemudian tenda gulung (40 lembar), family kit dan kids ware (total 100 pcs), selimut (50 lembar), dan paket sandang (40 paket).

Dalam kesempatan ini, OASE KIM pun menyalurkan bantuan, di antaranya: selimut sebanyak 300 lembar, makanan ringan anak-anak (total 154 boks), dan Teh Hijau Bandulan (100 dos).

Lalu alat tulis kantor berupa goody bag (120 pcs), krayon (120 pcs), buku gambar (120 pcs), ransel PAUD (120 pcs), mug tumbler (120 pcs), dan buku-buku cerita.

Juga makanan tambahan biskuit balita (150 dos), makanan ibu hamil (100 dos), baju seragam sekolah (500 paket), sembako berisi beras, mie sabun mandi dan sabun colek (25 paket), air mineral 1 liter (98 botol), minyak goreng (98 pack), kasur gulung (30 lembar), serta makanan siap saji KFC sebanyak 4.550 kotak.

Dalam kesempatan ini, istri para pejabat anggota OASE KIM menyerahkan secara simbolik santunan korban meninggal kepada ahli waris dari Kementerian Sosial, sebanyak 13 orang (@ Rp 15.000.000), total senilai Rp 195.000.000.

Bantuan lain yang disalurkan adalah alat-alat kebersihan senilai total Rp 120. 000.000. Sehingga, total bantuan Kementerian Sosial senilai Rp 448.615.000.

Hadir di antara anggota OASE KIM, Yanti K. Isfandiary Airlangga, Elizabeth Tjandra Eric Thohir, Ester Dahlia Terawan, dan sebagainya. [yhr]


Komentar Pembaca