Santri dan Ormas Islam di Aceh Timur Gelar Aksi Bela Uighur

Polhukam  JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 21:40 WIB | Sunarya Sultan

Santri dan Ormas Islam di Aceh Timur Gelar Aksi Bela Uighur

MuslimUighur/Net

Moeslimchoice | Aksi bela Muslim Uighur digelar sejumlah ormas Islam di Kabupaten Aceh Timur. Aksi tersebut diikuti seribuan santri se-Kabupaten Aceh Timur.

Ulama Kharismatik Aceh, Tgk H Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi memimpin doa keselamatan.

Diketahui, aksi damai ini diikuti sejumlah ormas Islam yakni Gerakan Anak Muda Sosial (GAMS) Aceh, Front Aksi Kejahatan Sosial (FAKSi) Aceh, FPI, LPI, Majelis Pembela Islam (MPI), ISAT, Aswaja, ICMI, Alhada, Tastafi, Sirul Mubtadin, dan sejumlah ormas Islam lainnya.

Orasi terlihat di halaman Masjid Agung Darusshalihin, Kamis (9/1/2020). Aksi berjalan damai dan diakhiri dengan konvoi  menggunakan mobil bak terbuka dari Masjid Agung ke kawasan Pusat Pemerintahan Aceh Timur, kemudian membubarkan diri.

Orasi disampaikan secara bergantian oleh perwakilan Ormas ISAT, dan Aswaja, Tgk Marzuki, yang dilanjutkan oleh perwakilan LPI Tgk Mufti, Ketua Ormas FAKSI Aceh, Ronny Harianto, Ketua GAMS Aceh, Riski Maulizar, dan Ketua FPI Aceh Timur, Tgk Nazaruddin.

Dalam orasinya, mereka mengajak umat Islam Aceh, dan Indonesia bersatu membela Muslim Uighur yang saat ini mengalami penindasan, dan penyiksaan, untuk memboikot atau tidak membeli maupun menggunakan barang produk Cina.

“Islam bagaikan tubuh yang satu. Kita merasa sakit, saat saudara kita sesama Muslim Uighur ditindas, dan disiksa, karena tak menginginkan Islam bangkit. Karena itu mari kita boikot produk asal Cina, dan kita minta kepada pemerintah agar memutuskan hubungan kerjasama dengan pemerintah Cina,” tukas Tgk Marzuki.

Hal senada disampaikan Ronny Harianto dan Tgk Nazaruddin yang mengajak umat Islam bersatu melawan penindasan dan penjajahan yang dilakukan pemerintah Cina terhadap Muslim Uighur. [nry]


Komentar Pembaca