Menhan Prabowo Siapkan Pangkalan Militer Baru di Natuna

Polhukam  JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 10:45 WIB

Menhan Prabowo Siapkan Pangkalan Militer Baru di Natuna

Menhan Prabowo Subianto dan Menlu Retno Marsudi

MoeslimChoice | Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menyebut pemerintah bakal membangun pangkalan militer baru di sejumlah wilayah.

Selain di Natuna, Kepulauan Riau, pangkalan militer juga akan dibangun di wilayah Indonesia Timur.

"Wah tidak hanya di Natuna kita mau bikin pangkalan. Di Natuna, di Indonesia Timur, di beberapa tempat," kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (9/1/2020).

Namun, Prabowo tak merinci lokasi pasti pangkalan militer RI lainnya. Ketua Umum Partai Gerindra itu hanya menyatakan, pembangunan pangkalan militer terletak di wilayah strategis Indonesia.

"Ya saya bilang kami akan bangun pangkalan, tidak hanya di Natuna. Di beberapa tempat strategis seluruh Indonesia. Masa saya paparkan pertahanan untuk kalian semua," ujarnya.

Saat ini, Indonesia sudah memiliki pangkalan militer di Selat Lampa, Kabupaten Natuna. Namun, wacana untuk menambah pangkalan militer muncul usai sejumlah kapal China menerobos Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Padahal, perairan Natuna berdasarkan United Nations Convention on The Law of The Sea (UNCLOS) 1982 masuk dalam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia.

Pemerintah Indonesia mencoba jalur diplomasi untuk menyelesaikan masalah ini dengan melayangkan nota protes terhadap China melalui Duta Besar yang ada di Jakarta.

Sementara itu, TNI dan Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI terus disiagakan di Perairan Natuna yang masuk dalam Provinsi Riau untuk memantau kondisi di sana.

Terakhir, Presiden Joko Widodo turut ambil sikap. Bersama sejumlah petinggi negara, ia mendatangi perairan Natuna dan menaiki KRI Usman Harun. [yhr]


Komentar Pembaca