Rakernas PDIP | Gibran Belum Dapat Undangan, Pak Pur Sudah

Polhukam  JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 07:55 WIB | Sugiharta Yunanto

Rakernas PDIP | Gibran Belum Dapat Undangan, Pak Pur Sudah

MoeslimChoice | Kader PDIP yang juga putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka mengaku tidak mendapat undangan ke rapat kerja nasional (Rakernas) yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Jumat, 10/1/20. Sedangkan Wakil Wali Kota Surakarta, Jawa tengah, Achmad Purnomo (Pak Pur) mengaku menerima undangan menghadiri Rakernas sekaligus peringatan ulang tahun ke-47 PDIP. Keduanya berminat maju di Pemilihan Wali Kota Surakarta pada September mendatang.

Toh Gibran tak menyoal ketiadan undangan hadir di Rakernas. "Saya ini kan kader baru. Menunggu perintah partai saja," katanya, Rabu malam, 8/1/20.

Dalam kesempatan itu, Gibran mengatakan siap mengikuti apapun keputusan partai terkait Pemilihan Kepala Daerah di Solo. Gibran mengaku tidak keberatan jika nantinya rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) luput dari tangannya. "Saya tetap nderek (ikut) Bu Ketum (Ketua Umum)," katanya.

Gibran juga sempat bertanya pada kader PDIP lainnya, Ginda yang mendaftar sebagai calon wakil wali kota. "Diundang nggak sih mas?" tanya Gibran pada Ginda usai sarasehan dengan anak muda di sebuah Caffe yang terletak di Manahan, Solo.

"Saya kurang tahu, tapi kalau saya diundang dalam kapasitas sebagai anggota Fraksi PDIP di DPRD. Bukan sebagai bakal calon,"ujar Ginda.

Di lain pihak, kader PDIP yang disebut-sebut pesaing Gibran di Pilkada Solo, Achmad Purnomo mengatakan telah menerima undangan dari DPP PDIP untuk menghadiri Rakernas di Jakarta. Selain mendapat dukungan dari struktural Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Solo, Purnomo juga masih aktif menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo.

Purnomo juga mengaku tak terlalu ambil pusing soal rekomendasi dari DPP PDIP. Ia memilih fokus pada penguatan kader selain menjalankan tugasnya sebagai wakil wali kota.

Semula acara Rakernas I PDIP akan seiring dengan pengumuman rekomendasi terhadap 44 calon kepala daerah dari PDIP yang akan maju di Pilkada Serentak 2019. Namun, sebagaimana keterangan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, rencana itu dibatalkan, diganti dengan pembahasan mengenai banjir.


Komentar Pembaca
BCL Menjanda Lantaran Ashraf Telah Tiada

BCL Menjanda Lantaran Ashraf Telah Tiada

IslamtainmentSelasa, 18 Februari 2020 | 07:56

Jelang HUT ke-275, Pemkab Pacitan Janjikan Kemeriahan

Jelang HUT ke-275, Pemkab Pacitan Janjikan Kemeriahan

DaerahSelasa, 18 Februari 2020 | 12:40

Akhirnya Shah Rukh Khan Setuju Bermain dalam Film Rajkumar Hirani
SBY: Museum Ini Bukti Cinta Suci Saya kepada Ibu Ani

SBY: Museum Ini Bukti Cinta Suci Saya kepada Ibu Ani

NasionalSabtu, 22 Februari 2020 | 14:55

Catat! Seleksi Nasional Siswa Baru Madrasah Aliyah Akan Digelar 22 Februari 2020
Nasib Penumpang

Nasib Penumpang

Kajianbaru saja

Jobadetabek Bakal Diguyur Hujan Ekstrim, BNPB Minta Masyarakat Waspada
Suhu Politik di Malaysia Memanas, Mahatir Bakal Bentuk Pemerintan Baru
Pasca Digenangi Air, Ini Keterangan Resmi Pihak RSCM

Pasca Digenangi Air, Ini Keterangan Resmi Pihak RSCM

BeritaMinggu, 23 Februari 2020 | 23:50

RSCM Kebanjiran, Ini Penyebabnya

RSCM Kebanjiran, Ini Penyebabnya

BeritaMinggu, 23 Februari 2020 | 23:04