Ratusan Pabrik Jabar Pindah ke Jateng, Marwan Jafar: Faktor UMK

Ekonomi  JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 12:05 WIB

Ratusan Pabrik Jabar Pindah ke Jateng, Marwan Jafar: Faktor UMK

Marwan Jafar, anggota Komisi VI DPR yang juga mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

MoeslimChoice | Ratusan perusahaan dari Jawa Barat (Jabar) diperkirakan akan beralih ke Jawa Tengah (Jateng).

Diperkirakan, ada sebanyak 50 persen perusahaan dari Jabar akan pindah ke Jateng pada tahun 2020.

Hal ini seperti yang diungkapkan oleh Anggota Komisi VI DPR RI, Marwan Jafar, saat melakukan reses di wilayah Kabupaten Pati, Selasa (31/12/2020).

Menurutnya, banyaknya perusahaan yang pindah dari Jabar ke Jateng beberapa di antaranya karena Jateng memiliki keunggulan dan potensi yang mendukung perusahaan datang ke Jateng. Hal ini menyebabkan sebuah perusahaan untuk bertahan dan berkembang.

Bukan itu saja, Upah minimum Kabupaten/Kota (UMK) di Jateng terbilang rendah. Hal ini jika dibandingan wilayah lain, terutama seperti di Jabar.

“Tentu pelaku usaha sudah mempertimbangkan itu sehingga mereka ingin beralih lokasi," ujarnya sesuai keterangan yang diterima redaksi pada Jumat (3/1/2020).

UMK dari 35 Kabupaten/Kota di Jateng jauh di bawah Jawa Barat, seperti di Karawang, Bekasi, dan Purwakarta.

Di Karawang pada 2019 sebesar Rp 4,23 juta, Kabupaten Bekasi (Rp 4,22 juta), dan Purwakarta (Rp 3,7 juta).

“Pada tahun yang sama, UMK tertinggi di Jateng senilai Rp 2,4 juta, yakni diberlakukan Kota Semarang,” ujarnya.

Selain UMK yang relatif rendah dan ketersediaan air yang cukup, mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi itu mengungkapkan, lahan di Jateng juga begitu luas untuk menampung industri padat karya.

"Jawa Tengah sangat siap. Seperti di Grobogan. Lihat saja tanahnya begitu luas dan kandungan air yang mencukupi," jelasnya.

Lanjut dia, masuknya perusahaan itu diperkirakan mulai di tahun 2020 ini. Sebanyak 50 persen perusahaan di Jabar akan pindah ke Jateng mulai tahun ini.

"Saya kira di atas 50 persen yang akan pindah ke Jateng. Saat saya kunjungan kerja ke Jabar dan Banten, kondisinya sudah sangat berbeda. Ini soal tripartit industrial kok, jadi menyesuaikan," katanya.

Ditambahkan dia, dengan masuknya perusahaan tersebut akan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Karena, banyaknya perusahaan yang pindah ke Jateng tersebut akan menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.

“Nantinya akan berdampak pula pada kemunculan pelaku ekonomi kecil di sekitar industri di sekitar perusahaan ini,” tandasnya. [yhr]


Komentar Pembaca
Habib Rizieq Pasti Pulang Jika Sudah Aman

Habib Rizieq Pasti Pulang Jika Sudah Aman

Ahad, 23 Februari 2020 | 10:40

15 Azab Meninggalkan Shalat, 9 Terjadi Di Dunia
Gedung DPR Kebakaran

Gedung DPR Kebakaran

Senin, 24 Februari 2020 | 13:55