Musim Hujan dan Banjir, Siapkan Obat Ini

Kesehatan  JUMAT, 03 JANUARI 2020 | 10:20 WIB

Musim Hujan dan Banjir, Siapkan Obat Ini

Ilustrasi

MoeslimChoice | Meski hujan deras sudah mereda, warga wilayah Jabodetabek tetap musti waspada akan cuaca ekstrem.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut, cuaca ekstrem masih akan berlangsung hingga Maret 2020.

"Pesan saya bahwa secara alamiah, wilayah kita memang dilimpahi curah hujan tinggi dari Desember-Maret sehingga kita harus selalu waspada," kata Kepala Sub bidang Prediksi Cuaca BMKG, Agie Wandala Putra, saat dihubungi wartawan, Kamis (2/1/2020).

Selain ancaman banjir, musim hujan juga berpotensi menyebabkan penyakit akibat menurunnya daya tahan tubuh.

Selain menyiapkan jas hujan atau payung, dokter umum di RS Panti Rini Yogyakarta, Cresti Chandra Pradelta, pun menyarankan agar tiap keluarga menyiapkan beberapa jenis obat-obatan.

 

Obat Flu, Batuk, dan Demam

Persiapan untuk cuaca ekstrem adalah obat flu, batuk, dan demam. Chandra menuturkan, tiap rumah tangga bisa mendapatkan obat-obatan seperti ini di pasaran atau apotek terdekat.

"Apalagi kalau ada anak bayi, perlu disediakan obat demam dan termometer," kata dia saat dihubungi wartawan, Kamis (2/1/2020).

Chandra menambahkan, masker juga perlu dipersiapkan untuk mencegah penularan flu dan batuk, khususnya kepada balita dan lansia.

 

Multivitamin

Multivitamin atau suplemen makanan tertentu bisa juga disediakan demi menopang sistem imun tubuh. Saat sistem imun kuat, tubuh tak mudah terkena penyakit.

Kalau pun terkena penyakit, biasanya pemulihan akan lebih cepat.

 

Obat Gatal

Air yang masuk ke rumah saat banjir adalah kumpulan air dari berbagai tempat dan dipastikan membawa bakteri atau kuman penyakit.

Air kotor pun bisa membawa masalah kulit seperti gatal-gatal.

Sebaiknya menyediakan obat gatal seperti CTM juga bedak salicyl untuk mengurangi rasa gatal.

 

Obat Diare

Diare pun rawan terjadi saat banjir. Untuk pertolongan pertama, sebaiknya menyediakan obat diare dan oralit.

"Jika dua sampai tiga hari tidak segera pulih, segera ke dokter," katanya.

 

Kotak P3K

Cek lagi kotak P3K di rumah. Minimal, kotak ini terisi povidone iodine (di pasaran biasa menyandang merk Betadine, Wokadine atau Pyodine), kasa steril dan plester.

Chandra mengingatkan untuk tidak membersihkan luka dengan alkohol atau rivanol.

"Alkohol atau rivanol sudah tidak boleh digunakan karena bisa merusak jaringan kulit. Maka bersihkan dengan povidone iodine," jelasnya. [yhr]


Komentar Pembaca