Kurangi Makan Bakaran Saat Malam Tahun Baru, Ini Dampaknya

Kesehatan  SENIN, 30 DESEMBER 2019 | 18:15 WIB | Sunarya Sultan

Kurangi Makan Bakaran Saat Malam Tahun Baru, Ini Dampaknya

Foto/net

Moeslimchoice | Meramaikan malam tahun baru biasanya dilakukan masyarakat dengan bakar-bakar makanan. Salah satunya adalah dengan membakar daging.

Memang bakar daging lezat untuk disantap, tapi jangan terlalu banyak makan daging bakar karena bisa memicu penyakit yang berbahaya. Salah satu penyakit yang sering dikaitkan dengan banyak makan daging bakar adalah kanker.

Proses pembakaran yang terlalu lama dapat menimbulkan sebuah reaksi yang membentuk senyawa karsinogenik yaitu Heterocyclic Amine (HCA) dan Policyclic Aromatic Hydrocarbon (PAH). Kedua senyawa inilah yang nantinya bisa menimbulkan senyawa pembawa kanker pada tubuh seseorang.

Senyawa HCA terbentuk ketika asam amino, gula, dan keratin bereaksi pada suhu tinggi. Kandungan asam amino ini semakin tinggi apabila daging dibakar dan diproses dalam suhu yang tinggi dalam waktu lama.

Sedangkan PAH terbentuk ketika lemak dan cairan dalam daging keluar dan menetes ke api pembakaran. Hal inilah yang menyebabkan timbulnya kobaran api dan asap yang mengandung senyawa PAH, yang kemudian menempel pada daging.

Meski bisa menyebabkan kanker, tapi kedua senyawa ini tidak akan bereaksi apabila tidak menimbulkan kerusakan pada DNA manusia itu sendiri. Tapi tetap saja, sebaiknya Anda tidak mengonsumsi daging bakar terlalu banyak.

Demi menjaga kesehatan, selain membatasi asupan daging bakar, cara memasak daging bakar saat tahun baru pun juga perlu diperhatikan. Hal ini berguna untuk mencegah risiko yang mungkin terjadi jika Anda makan banyak daging bakar saat tahun baru.

Untuk itu, sebaiknya daging dibakar menggunakan kompor atau oven ketimbang arang panas. Perlu diketahui, daging yang dipanggang di atas arang dengan temperatur tinggi dapat menjadi gosong dan karsinogenik (berpotensi menimbulkan risiko kanker).

Selain itu, pisahkan juga alat memasak seperti pisau dan talenan untuk daging dengan yang digunakan untuk makanan lainnya. Hal ini berguna untuk mencegah kuman dan bakteri dari daging mentah berpindah ke alat makan yang Anda gunakan untuk menyantap daging yang sudah diolah.

Pastikan juga Anda sudah mencuci bersih daging yang akan dimasak. Sebelum memasak atau menyimpan daging, cuci terlebih dahulu daging hingga bersih dengan air mengalir.

Ini bertujuan agar tidak terjadi kontaminasi kuman yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare. Jika daging tidak langsung diolah, pastikan daging sudah kering sebelum disimpan di dalam freezer.

Hindari juga memakan bagian daging yang hangus karena bagian ini mengandung HCA dan PAH yang paling tinggi ketimbang bagian lainnya.

Hal tersebut di atas merupakan cara memasak daging yang perlu dilakukan saat merayakan malam tahun baru agar terhindar dari risiko kanker. Walaupun tidak langsung menimbulkan kanker, tapi ada baiknya jika Anda membatasi asupan daging bakar di malam tahun baru.

Dan jangan lupa agar diimbangi juga dengan makanan lainnya yang bernutrisi tinggi seperti sayur dan buah. [nry]


Komentar Pembaca