Berharap Devisa Pariwisata Tembus 20 Miliar Dolar AS

Wisata  KAMIS, 26 DESEMBER 2019 | 10:40 WIB

Berharap Devisa Pariwisata Tembus 20 Miliar Dolar AS

Ilustrasi: Puau Maratua, Berau, Kalimantan Timur.

MoeslimChoice | Penurunan jumlah pergerakan penumpang di bandara berdampak pada jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019 menekan angka kunjungan wisman menjadi 16,3 juta dari proyeksi 18-20 juta orang. Namun, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio optmistik perolehan devisa dari sektor pariwisata tetap naik.

"Mudah-mudahan bisa mencapai 20 miliar dolar AS ya, kan enggak bisa dihitung sekarang. Laporannya di awal tahun depan. Kalau ini kami bukan target wisatawan tapi devisa," kata Wishnutama di Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Rabu, 25/12/19.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang angkutan udara selama Januari-Oktober 2019 mencapai 63 juta. Angka tersebut turun hampir 20 persen bila dibandingkan periode yang sama pada 2018.

Dengan kecenderungan jumlah penumpang pesawat yang melandai, bagaimana dengan angka kunjungan wisman? "Tahun ini ditargetkan mencapai 16,3 juta wisatawan mancanegara," kata Wishnu.

Prediksi tersebut lebih rendah dari target yang ditetapkan sebelumnya sebesar 20 juta kunjungan wisman. Malah angka tersebut lebih rendah daripada target revisi 18 juta. Kedatangan wisatawan mancanegara pada 2018 mencapai 15,8 juta kunjungan.

Sebelumnya pemerintah menargetkan penerimaan devisa dari sektor pariwisata 2019 sebesar 17,6 miliar dolar AS atau setara Rp 250 triliun dengan kurs Rp 14.200 per dolar Amerika Serikat. Jumlah tersebut meningkat 9,3 persen dari realisasi tahun lalu sebesar Rp 16,1 miliar, tapi lebih rendah dari target 20 miliar dolar AS yang diharapkan Wishnu.

Toh Wishnutama mengaku lebih fokus pada devisa daripada kunjungan wisman. Dia bilang devisa pariwisata pada tahun ini bisa mencapai 20 miliar dolar AS atau sekitar Rp284 triliun. Wow...


Komentar Pembaca