Kini Hidup di Lalan, Nyamannya Tanpa Batas

Tentang Sumsel  KAMIS, 19 DESEMBER 2019 | 13:03 WIB | Rahmad Romli

 Kini Hidup di Lalan, Nyamannya Tanpa Batas

MOESLIMCHOICE. Selama berpuluh tahun warga Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) harus mengalami berbagai kesulitan. Mulai dari akses jalan, penerangan hingga kesehatan.

MC Award 2

Kini warga yang tinggal di Lalan sudah merasa nyaman dan tenang. Sebanyak 27 desa di kecamatan ini telah menikmati aliran listrik 24 jam. Bukan itu saja akses jalannya juga sudah bagus dengan tuntasnya pembangunan infrastruktur jalan dari Jembatan Lalan (P11) menuju Desa Mekar Jadi (B2) sampai Simpang Jalan Negara.

Sementara kesulitan untuk mendapatkan pelayanan rawat inap di Kecamatan Lalan kini sudah dituntaskan Bupati Muba Dodi Reza di penghujung tahun 2019 ini.

semua pembangunan itu adalah kampanye mantan Anggota DPR RI dua periode tersebut, kini warga Lalan tidak perlu jauh lagi ke Kota Sekayu atau Palembang untuk mendapatkan pelayanan rawat inap. Bupati Muba Dodi Reza telah menyelesaikan pembangunan Gedung Rawat Inap Puskesmas Bandar Agung Kecamatan Lalan untuk mengakomodir pelayanan rawat inap bagi warga Lalan.

"Alhamdulillah, impian dan keinginan warga Lalan setelah berpuluh-puluh tahun, akhirnya di penghujung tahun 2019 ini semuanya direalisasikan pak Bupati Muba Dodi Reza. Kini kami warga Lalan tak perlu cemas lagi. Berkendara, belajar, dan berobat di Lalan sekarang benar-benar nyaman tanpa batas," ungkap Tokoh Masyarakat Desa Ringin Agung Kecamatan Lalan, Tugiman.

Lanjutnya, saat ini untuk berkendara warga di jalan darat warga Lalan bisa dengan cepat untuk menuju kawasan perkotaan karena sudah memiliki infrastruktur jalan yang bagus, anak-anak yang ingin belajar pada saat malam hari tidak kesulitan penerangan lagi karena listrik yang sudah menyala selama 24 jam, kemudian untuk mendapatkan pelayanan rawat inap tidak perlu jauh-jauh lagi ke Kota Sekayu dan Palembang karena fasilitas gedung Rawat Inap Puskesmas sudah dibangun di Bandar Agung.

"Apa yang menjadi kesulitan kami selama ini dituntaskan pak Bupati Dodi Reza, kami hanya bisa bersyukur dan akan menjaga fasilitas serta sarana prasarana yang sudah diberikan ini," ucapnya.

Hal senada diungkapkan diungkapkan Tokoh Masyarakat Desa Mulya Jaya Kecamatan Lalan, Wahyu Fredi Saputra. Pembangunan di Kecamatan Lalan ini menurutnya telah dimulai oleh mantan Bupati Muba Alex Noerdin dan dituntaskan oleh Bupati Muba Dodi Reza.

"Dahulu pak Alex Noerdin yang membangun jaringan listrik disini (Lalan, baca) karena beliau mendapatkan amanah menjabat Gubernur Sumsel, akhirnya sekarang dituntaskan pak Bupati Dodi Reza," terangnya.

Camat Lalan, Okta menceritakan rasa gembira masyarakat Lalan sangat terlihat jelas saat beberapa waktu lalu listrik di Lalan resmi dialiri 24 jam oleh pihak PT MEP bersama PLN yang di inisiasi Bupati Muba Dodi Reza.

"Aktifitas warga Lalan saat ini sangat berjalan lancar, semua kebutuhan telah dipenuhi oleh pak Bupati Dodi Reza. Alhamdulillah, semoga percepatan pembangunan infrastruktur di Lalan akan terus menjadi perhatian pak Bupati Muba Dodi Reza," harapnya.

Sementara itu, dalam kesempatan melakukan Kunjungan Kerja dan Silaturahmi ke Kecamatan Lalan, Rabu (18/12/2019) Bupati Muba Dodi Reza secara resmi melakukan tiga peresmian fasilitas sekaligus yakni diantaranya Peresmian Tersambungnya Jaringan Listrik PT. MEP di Kecamatan Lalan Dengan Jaringan Listrik PT. PLN, Peresmian Jalan dari Jembatan Lalan (P11) Menuju Desa Mekar Jadi (B2) Sampai Simpang Jalan Negara, dan Peresmian Gedung Rawat Inap Puskesmas Bandar Agung
Kecamatan Lalan.

Tak pelak, kehadiran orang nomor wahid di Bumi Serasan Sekate yang didampingi Ketua TP PKK Muba Thia Yufada ini membuat ribuan warga Lalan dari desa-desa mengerumuni dirinya untuk secara langsung mengucapkan terima kasih atas realisasi fasilitas serta pembangunan infrastruktur yang telah direalisasikan di penghujung tahun 2019 ini.

"Ini sudah menjadi kewajiban saya selaku kepala daerah untuk mewujudkan pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa, selanjutnya apa yang sudah dibangun dan direalisasikan ini mari untuk dijaga bersama-sama," tuturnya.

Dikatakan Kandidat Doktor Universitas Padjajaran tersebut, meski tidak mudah untuk menuntaskannya namun bukan alasan untuk tidak menyelesaikannya. "Dalam kesempatan ini saya mengucapkan terima kasih kepada tim di lapangan yang bekerja sesuai target penyelesaian dan sangat all out untuk menuntaskan kebutuhan masyarakat Lalan," kata Pembina dan Penggerak Olahraga Terbaik Indonesia tersebut.

Dewan Pembina GP Ansor Sumsel ini juga menambahkan, pada tahun 2020 mendatang percepatan pembangunan infrastruktur di Muba masih fokus utama yang akan dilakukan, selain itu upaya peningkatan kesejahteraan petani juga masih menjadi prioritas utama.

"Di awal tahun 2020 nanti juga Insya Allah pendirian dan operasional pabrik aspal karet akan terealisasi di Muba dan di tahun 2021 pabrik pengolahan kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati juga akan berjalan. Ini semua akan menjadi yang pertama di Sumsel dalam komitmen nyata untuk meningkatkan kesejahteraan petani karet dan sawit di Muba di tengah lesunya harga jual hasil perkebunan sawit dan karet saat ini," ucapnya.

Ketua Masyarakat Ekonomi Syariah Sumsel ini juga mengajak kepada seluruh warga Muba agar gotong-royong untuk mewujudkan Muba Maju Berjaya di tahun 2022.

"Terus jaga zero konflik, optimis Muba Maju Berjaya di tahun 2022," pungkasnya. [rhd]
   


Komentar Pembaca