KPI IAIN Pontianak Gelar Nobar Film "Pejuang Al-Quran"

Pendidikan  SELASA, 17 DESEMBER 2019 | 15:41 WIB

KPI IAIN Pontianak Gelar Nobar Film

foto/net

Film dokumenter Pejuang Al-Quran yang digarap Forum Pelayan Al-Quran mulai diputar di kampus Perguruan Tinggi Keagamaan Islam. Acara nonton bareng digelar, salah satunya di IAIN Pontianak, Kalimantan Barat.

Ratusan mahasiswa beserta pejabat di IAIN Pontianak mengikuti kegiatan Nonton Bareng Pejuang Al-Quran yang diadakan oleh Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Pontianak. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sport Center ini dilaksanakan pada Sabtu (14/12) malam. Film Dokumenter ini menceritakan tentang peran pengajar Al-Quran di Desa Sepuk Laut, Dusun III Teluk Harapan, Kec. Sungai Kakap, Kabupaten Kuburaya.

Bersamaan itu, diputar juga film trailer Jejak Langkah 2 Ulama KH Hasyim Asy’ari dan KH Ahmad Dahlan, serta film sungsang karya Mahasiswa KPI. Nobar ini dimeriahkan juga dengan performance band mahasiswa KPI, foto booth, dan pameran foto.

Pemeran utama film ini adalah Ust. Ahmad Sarkawi yang mengabdikan dirinya untuk pendidikan agama Islam di Desa Sepuk Laut. Perjuangannya untuk mengajarkan agama ke anak-anak sangat luar biasa dan mengispirasi bagi penonton. Kondisi desanya sangat memprihatinkan, hanya ada pendidikan setingkat SD dan SMP di sana. Untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi, mereka harus ke Kota Pontianak. Film ini juga berkisah tentang peran besar program desa binaan yang pernah diselenggarakan IAIN Pontianak di sana.   

Film berdurasi sekitar 22 menit ini bisa dilihat dengan klik: Ust. Ahmad Sarkawi-Potret Guru Ngaji di Pulau Sepuk Laut Pontianak Kalimantan

Masjid yang ada juga sudah tidak cukup untuk digunakan. Saat ini, baru berdiri pondasi untuk pembangunan Masjid, namun terkendala biaya pembangunan Masjid belum dapat diselesaikan.

Usai nonton bareng, Dekan FEBI IAIN Pontianak, menyumbang 10 juta atas nama fakultas dan 5 juta atas nama FAHRUS Foundation untuk pembangunan Masjid di Desa Sepuk Laut. Rektor IAIN Pontianak, Dr. Syarif, MA juga berkomitmen meneruskan program desa binaan. 

"Awalnya saya pesimis dengan jumlah penonton, karena hujan cukup deras. Namun sekarang saya lihat ratusan penonton sudah memenuhi Gedung Sport Center ini. Saya sangat support kegiatan ini dan jangka panjang IAIN Pontianak akan memiliki Pojok Laboratorium Sejarah Islam di Kalimantan Barat. Prodi KPI sudah membuat Film sejarah tentang Kerajaan Pontianak, yang tak lama lagi akan dipublikasikan," tuturnya.

Hadir juga dalam acara ini sutradara film Pejuang Al-Quran, Sigit Ariansyah bersama produsernya Zarkasi Afif dari Forum Pelayan Al-Quran yang mengisi talk show tentang berdakwah melalui media film. [mel]


Komentar Pembaca