MoeslimChoice Award 2019

Bamsoet Tak Mau Memecah Persaudaraan Politik

Nasional  KAMIS, 12 DESEMBER 2019 | 23:46 WIB

Bamsoet Tak Mau Memecah Persaudaraan Politik

Bambang Soesatyo

MoeslimChoice | Gagal menduduki kursi Ketua Umum Partai Golkar bukanlah alasan bagi Bambang Soesatyo untuk kecewa terhadap prinsip-prinsip demokrasi.

Ketua MPR ini justru menunjukkan kematangannya dalam berpolitik dengan tetap mengedepankan kepentingan kehidupan berdemokrasi di negeri ini.

Wajarlah bila kemudian panggung MoeslimChoice Award 2019, yang dihelat di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Pasar Baru, Jakarta, Kamis (12/12/2019) malam, mendapuknya menjadi salah satu Democracy Figures atau Figur Demokrasi.

Peran Bambang Soesatyo dalam menegakkan demokrasi di Indonesia melekat erat dengan jabatannya.

Kepiawaiannya berdiplomasi dan mengelola dinamika politik mengantar Bamsoet pada jabatan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).

Ia mampu menempatkan diri sebagai tokoh yang menjaga silaturahmi, tak pandang latar belakang politik maupun keyakinan sesama anak bangsa.

Figur ini selalu berupaya menerapkan demokrasi dengan asas-asas kebebasan, kesetaraan, dan persaudaraan secara konsisten.

Jejak-jejaknya masih segar menjelang dan dalam Musyawarah Nasional X Partai Golongan Karya, yang berakhir pada awal Desember 2019.

Gayanya yang bebas dalam mengemukakan pandangan politik, dan ngotot bersaing dalam pemilihan yang demokratis, menunjukkan prinsipnya untuk menyetarakan antara hak dan kewajiban dalam berpolitik.

Bahwa pada akhirnya berada di pihak yang belum menang, ia tetap berusaha menjaga persaudaraan dalam suasana demokrasi yang layak menjadi contoh bagi kehidupan politik di Tanah Air.

Inilah salah satu Democracy Figures dalam MoeslimChoice Award tahun ini, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo alias Bamsoet.

Sejumlah tokoh nasional, baik dari struktur Kabinet Indonesia Maju, pemerintahan daerah, ulama, budayawan, seniman, maupun lembaga-lembaga penggerak ekonomi syariah berkumpul pada momen jelang tutup tahun tersebut, yang bertepatan dengan milad ke-2 media MoeslimChoice Network (MoeslimChoice Magazine, moeslimchoice.com, dan MCTV).

Pada ajang MoeslimChoice Award kali ini, terdapat puluhan figur yang dinilai berpengaruh sepanjang tahun 2019 sebagai penerima penghargaan.

Mereka, para penerima award tersebut, terbagi dalam beberapa kategori, antara lain Democracy Figures, Good Government, Ulama, Artist, Humanitarian Institution, Sharia Financial Institution, serta Hajj and Umrah Organizer.

Selain itu, ada dua kategori penghargaan khusus, yakni Lifetime Achievement, yang diberikan kepada mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, dan Men of the Year 2019.

Tahun ini merupakan jilid kedua dari ajang MoeslimChoice Award. Pada jilid pertamanya, tahun 2018, MoeslimChoice menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh nasional, antara lain KH Ma’ruf Amien, Sandiaga Salahuddin Uno, Anies Baswedan, Yusril Ihza Mahendra, Rizal Ramli, Habib Rizieq Shihab, dan sebagainya.

Di sela-sela penganugerahan penghargaan, ajang MoeslimChoice Award kali ini dimeriahkan pula dengan pementasan drama tiga babak, mengusung tema “Ekonomi Syariah”, “Siapa yang Memecah Belah Umat”, dan “Umat Bersatu”. [yhr]


Komentar Pembaca