Setelah 17 Tahun Lawan Kanker, Penyanyi Roxette Marie Fredriksson Meninggal Dunia

Internasional  SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 21:04 WIB

Setelah 17 Tahun Lawan Kanker, Penyanyi Roxette Marie Fredriksson Meninggal Dunia

foto/net

Moeslimchoice. Penyanyi Roxette, Marie Fredriksson meninggal dunia dalam usia 61 tahun setelah 17 tahun berjuang melawan kanker.

Bintang pop Swedia, yang hits paling ikonik lewat lagunya yang populer 'It Must Have Been Love' dan 'Listen To Your Heart', meninggal pada Senin pagi (9/12).

Musisi yang mulai pensiun dari tour sejak tiga tahun lalu atas saran dokter ini, meninggalkan suami, Mikael Bolyos dan dua anak mereka, Inez Josefin (26), dan Oscar (23).

Sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh manajemennya mengatakan, bahwa Sang suami, Mikael Bolyos dan putra-putri mereka sangat kehilangan atas meninggalnya Marie Fredriksson. 

"Dengan sangat sedih kita harus mengumumkan bahwa salah satu artis terbesar dan paling kita cintai telah tiada," kata managemennya.

"Marie Fredriksson meninggal pada pagi hari tanggal 9 Desember, sebagai akibat dari penyakitnya," tulis keluarga itu dalam sebuah pernyataan. "

Keluarganya menambahkan, bahwa Marie akan dimakamkan dalam keheningan yang hanya akan dihadiri oleh keluarga.

Rekan band Gessle menulis: 'Waktu berlalu begitu cepat. Belum terlalu lama kami menghabiskan berhari-hari di apartemen kecilku di Halmstad, mendengarkan musik yang kami sukai, berbagi mimpi yang mustahil. Dan mimpi yang akhirnya bisa kami bagikan!'

"Terima kasih, Marie, terima kasih atas segalanya. Anda adalah seorang musisi yang luar biasa, seorang ahli suara, pemain yang luar biasa. Terima kasih telah melukis lagu-lagu hitam putih saya dalam warna yang paling indah," ujar Per Gessle.

Pada tahun 2002, Marie pingsan dan menderita kejang saat jogging dengan suaminya. dari situ akhirnya terdeteksi bahwa Marie menderita kanker otak.

Dia menjalani operasi untuk mengangkat tumor dan menyelesaikan kemoterapi dan radiasi selama berbulan-bulan.

Dia pun mengalami buta di salah satu matanya, begitu pula dengan pendengarannya yang menjadi terbatas dan juga tidak dapat berbicara selama berbulan-bulan setelah itu.

Pada 2005, Marie berkata: "Sudah tiga tahun yang sangat sulit, saya sehat. Saya tidak dirawat lagi." [mel/Dailymail]


Komentar Pembaca