Menag: Halal Itu Baik untuk Semua, Termasuk Nonmuslim

Sosial  SELASA, 10 DESEMBER 2019 | 08:25 WIB | Ida Iryani

Menag: Halal Itu Baik untuk Semua, Termasuk Nonmuslim

MoeslimChoice |  Fenomena berkembang pesatnya industri halal di Indonesia dinilai Menteri Agama Fachrul Razi baik bukan hanya untuk muslim, tetapi juga nonmuslim. Ini terkait mulai tumbuhnya areal halal dengan beragam nama semisal pojok halal atau halal corner, kantin halal, dan sebutan lainnya.

Fachrul Razi menegaskan bahwa sesuatu yang halal adalah baik, tidak hanya bagi Islam, tapi juga kalangan nonmuslim. Menag bilang istilah halal tidak bersifat eksklusif, tapi inklusif. Agar lebih jelas, Menag mengajak pelaku bisnis untuk ikut mengampanyekan bahwa halal itu baik buat semua.

"Saat buat pojok halal, ditulis: halal bagi muslim, berarti oke juga bagi nonmuslim, Islam tidak eksklusif," kata Menag pada Senin, 9/12/19 sebagaimana diansir laman resmi Kemenag.

Menag lalu bercerita bahwa dirinya bersama sejumlah pimpinan kementerian dan lembaga negara baru saja meresmikan pembangunan Menara Syariah di Kapuk, Jakarta Utara. Para pengembang besar seperti Agung Sedayu dan Salim Group terlibat aktif dalam proyek tersebut.

Di kawasan Menara Syariah itu, akan dibangun juga areal halal. "Menara ini dibangun konsorsium yang hampir semua nonmuslim. Ikut meresmikan Menko Maritim yang juga nonmuslim. Ini menunjukkan halal baik untuk semua," ungkap Menag Fachrul Razi.


Komentar Pembaca