Skyland Circuit Muba Bikin Pembalap Dunia Kagum

Tentang Sumsel  MINGGU, 08 DESEMBER 2019 | 14:40 WIB | Rahmad Romli

 Skyland Circuit Muba Bikin Pembalap Dunia Kagum

MOESLIMCHOICE. Hiasan lampu taman hingga meja dan kursi tersusun rapi di halaman rumah dinas Bupati Musi Banyuasin (Muba). Hiburan live musik band hingga tarian tradisional asli Bumi Serasan Sekate turut meramaikan suasana penyambutan pebalap-pebalap Internasional Supermoto 2019 yang berasal dari 7 negara.

MC Award 2

Ini kali keduanya penyambutan spektakuler yang digelar di Kabupaten Muba, setelah pada pekan lalu Kabupaten yang dinahkodai Bupati Muba Dodi Reza Alex ini telah sukses menggelar event balap internasional di ajang Muba  Asia Auto Gymkhana Cup 2019.

Representative Internasional Rider Muba Internasional Supermoto Cup 2019, Dato' Erick Loo mengaku takjub dengan kesiapan fasilitas serta sarana prasarana yang dimiliki Kabupaten Muba.

"Persiapannya sangat detail, sarana dan prasarana standar internasional serta penyambutannya sangat luar biasa," ungkapnya di sela Welcome Dinner dengan Peserta Muba International Supermoto Cup 2019 di Halaman Rumah Dinas Bupati Muba, Sabtu (7/12) malam.

Lanjutnya, dirinya bersama pebalap Supermoto 2019 tidak menyangka kalau Muba memiliki sarana dan prasarana yang sangat lengkap.

"Lintasannya benar-benar 100 persen lintasan Supermoto, Indonesia harus bangga punya daerah seperti Muba ini yang punya sarana prasarana balap standar internasional," ucapnya.

Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin melalui Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi mengatakan, trek sirkuit Skyland internasional Muba berskala internasional dan bisa dipakai untuk menyelenggarakan kegiatan kejuaraan tingkat dunia.

"Sirkuit ini didesain berskala internasional dengan panjang 1.5 km, 1.15 km diantaranya aspal dan 350 meter sisanya trek tanah liat," ungkapnya.

Lanjutnya, 18 pembalap dari 7 negara memberikan respon yang baik dengan lintasan yang ada di Muba tersebut.

"Kejuaraan Supermoto biasanya diselenggaran di Asia seadanya dengan memanfaatkan jalan, parkiran stadion. Kebayakan sirkuit ada di Eropa, namun Kabupaten Muba Sumatera Selatan ini dianggap sangat  serius mempersiapkan kejuaraan karena memiliki sirkuit permanen," Mini Cataluya” ujarnya.

Diketahui, kejuaraan ini diikuti sejumlah pembalap senior dan pemula dari 7 negara yakni Yang Kai Hubg (Taiwan), Pedro Wuner, Raffi Tangka dan Farudila Adam (Indonesia), Lewis Cornish (Inggris), Keneth San Andreas (Filipina), Aqil Rusyaidi Bin Shaharum.

Kemudian, Abdul Rahman Bin Ahmad, Bryan Kuang Fuyou dan Mohammad Fazli bin Kamaruddin (Singapura), Dominic Fletcher (Autralia), Muhammad Habibullah bin Mohd, Mohammad Khairi bin Zakaria, Mohammad Khuzaini bin Mahmood, Ahmad Daniel Haikal dan Mohd Dahnial bin Yunasri (Malaysia).

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemuda, Olaharaga dan Parawisata Kabupaten Musi Banyuasin, Muhammad Fariz mengatakan, permintaan peserta kita penuhi semua seperti ambulance, tim pemadam kebakaran dan lain sebagainya. Selain itu, pihak pemerintah terus melakukan perbaikan seperti fasilitas hotel untuk menambah kenyamanan para tamu yang datang ke Muba.

"Kita berkeinginan lebih profesional dari pengelolaan sehingga bisa memberikan dampak kemasukan bagi pemerintah daerah," ungkapnya.

Dia menjelaskan, saat ini pihak pemerintah masih fokus memaksimalkan fungsi dari Skayland Internasional  Sirkuit agar aktif menggelar kegiatan kejuaraan.

"Yang bilang ini sirkuit terbaik adalah para pembalap. Tugas kita memanfaatkan sirkuit ini agar selalu melakukan kejuaraan untuk pembinaan atlet-atlet muda asal Indonesia terkhusus Muba," terangnya. [rhd]


Komentar Pembaca
Disentil DKPP Soal Kasus Wahyu, Ketua KPU Ngeles

Disentil DKPP Soal Kasus Wahyu, Ketua KPU Ngeles

PolhukamJumat, 17 Januari 2020 | 01:10

KPK Bingung Masinton Miliki Sprindik Wahyu Setiawan

KPK Bingung Masinton Miliki Sprindik Wahyu Setiawan

PolhukamKamis, 16 Januari 2020 | 06:55

Woi Sobat Ambyar! Didi Kempot Manggung di Kelapa Gading Minggu Malam
Mendagri Tito Karnavian Terima Penghargan Tertinggi dari Singapura
Pengakuan Punggawa Keraton Agung Sejagat

Pengakuan Punggawa Keraton Agung Sejagat

NasionalRabu, 15 Januari 2020 | 10:20

Pemerintah Filipina Sulap Abu Vulkanik Gunung Taal Jadi Batu Bata
Sah, Reini Wirahadikusumah Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB

Sah, Reini Wirahadikusumah Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB

PendidikanSenin, 20 Januari 2020 | 00:25

Demo Rompi Kuning Ricuh, Presiden Prancis Dievakuasi

Demo Rompi Kuning Ricuh, Presiden Prancis Dievakuasi

InternasionalMinggu, 19 Januari 2020 | 23:20

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang

DaerahMinggu, 19 Januari 2020 | 22:05

Hujan Belum Reda, Jakarta Siagakan 478 Pompa di 176 Titik

Hujan Belum Reda, Jakarta Siagakan 478 Pompa di 176 Titik

NasionalMinggu, 19 Januari 2020 | 21:15