PKS Minta RUU Perlindungan Ulama Masuk Prolegnas Prioritas 2020

Polhukam  KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 17:47 WIB | Sunarya Sultan

PKS Minta RUU Perlindungan Ulama Masuk Prolegnas Prioritas 2020

Foto/net

Moeslimchoice | Secara resmi Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini meminta aturan yang mengatur soal Perlindungan Ulama dan simbol-simbol agama. Aturan tersebut diharapkan bisa masuk Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas DPR tahun 2020.

Lebih lanjut Jazuli menyebutan usulan itu merupakan salah satu janji PKS dalam kampanye Pemilu 2019 kepada seluruh masyarakat Indonesia.

"Kita menggeber kerja fungsi legislasi dengan merealisasikan janji-janji kampanye PKS dengan mengajukan atau merevisi sejumlah aturan yaitu tentang perlindungan ulama dan simbol-simbol agama," tutur Jazuli, Rabu (4/12/2019).

Sebagai informasi, RUU Perlindungan Ulama merupakan salah satu RUU yang masuk Prolegnas Prioritas 2020 usulan Fraksi PKS. Jazuli berpendapat, RUU perlindungan ulama dan tokoh agama itu sebagai upaya agar para ulama bisa dilindungi dan dimuliakan posisinya.

Selain itu, Jazuli juga menyampaikan pihaknya sudah mengusulkan rancangan peraturan mengenai SIM seumur hidup, aturan mengenai membayar pajak kendaraan roda dua cukup sekali, dan penghasilan tidak kena pajak (PTKP) Rp8 juta ke bawah.

"PKS juga menggenjot penyelesaian RUU Kewirausahaan Nasional yang murni diusulkan Fraksi PKS, selain sejumlah RUU inisiatif baru lainnya," pungkas dia.

Untuk itu, Fraksi PKS DPR RI bersama jajaran Fraksi PKS DPRD seluruh Indonesia menggelar Rapat Kerja Nasional pada 4-5 Desember 2019 di Hotel Sahid Jakarta Pusat. Dikatakannya, Rakernas ini untuk menyamakan langkah dan persepsi Fraksi PKS dalam meningkatkan produktivitas tugas dewan pimpinan pusat hingga daerah untuk kepentingan masyarakat.

"PKS secara sadar dan bermartabat mengambil posisi di luar pemerintah. Untuk itu kami akan optimalkan ruang dan peran di legislatif untuk menghadirkan undang-undang dan perda, politik anggaran dan pengawasan yang kuat berpihak pada rakyat," tegasnya. [nry]


Komentar Pembaca
Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Doa Kesembuhan Dari Virus Corona

Rabu, 20 Mei 2020 | 21:05

Bubarkan Fpi

Bubarkan Fpi

Ahad, 03 Mei 2020 | 19:55