Bawaslu Jabar: Politik Uang Dominasi Pelanggaran Pemilu 2019

Polhukam  KAMIS, 05 DESEMBER 2019 | 10:06 WIB

Bawaslu Jabar: Politik Uang Dominasi Pelanggaran Pemilu 2019

Ilustrasi

MoeslimChoice | Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat menyebutkan, pelanggaran Pemilu 2019 di wilayahnya didominasi oleh politik uang.

Sedikitnya, ada 942 pelanggaran pada Pemilu 2019 di Jawa Barat. Dari 942 pelanggaran itu, 620 di antaranya merupakan temuan langsung Bawaslu.

Sedangkan sisanya, 326 pelanggaran, merupakan laporan dari masyarakat atau peserta pemilu.

"Pelanggaran terbanyak itu politik uang yang dilakukan oleh tim pemenangan peserta pemilu," kata Koordinator Bidang (Korbid) Hukum, Data, dan Informasi Bawaslu Provinsi Jabar, Yusuf Kurniawan, Kamis (5/12/2019).

Dia mengungkapkan, dari keseluruhan pelanggaran, ada yang diselesaikan oleh Bawaslu tingkat kabupaten/kota, ada pula yang langsung di tingkat provinsi. Beberapa bahkan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Ada juga yang diproses di Mahkamah Konstitusi. Akan tetapi, semuanya bisa diselesaikan dengan baik," jelasnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Bogor, Yustinus Elyas Mau, menjelaskan bahwa pelanggaran pemilu di Kota Bogor tercatat ada 13 perkara.

"Dari 13 pelanggaran itu, tiga temuan di antaranya dari Bawaslu Kota Bogor, dan 10 laporan dari masyarakat atau salah satu peserta Pemilu 2019," tutupnya. [yhr]


Komentar Pembaca