Nelayan Tradisional Pacitan Terima Bantuan Mesin Bertenaga BBG

Daerah  RABU, 04 DESEMBER 2019 | 09:43 WIB

Nelayan Tradisional Pacitan Terima Bantuan Mesin Bertenaga BBG

Penyerahan bantuan mesin kapal bertenaga BBG bagi nelayan tradisional Pacitan

MoeslimChoice | Indartato, Bupati Pacitan, Jawa Timur, mengapresiasi bantuan mesin bertenaga Bahan Bakar Gas (BBG) bagi perahu-perahu nelayan tradisional di wilayahnya.

Menurutnya, bantuan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pertamina, serta DPR RI itu akan meringankan beban para nelayan tradisional di Pacitan.

Hal itu ia sampaikan pada acara Pemberian Paket Konversi BBM ke BBG untuk Kapal Penangkap Ikan bagi Nelayan Sasaran di Kantor Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pacitan, Selasa (3/12/2019).

Pada acara tersebut, hadir berbagai elemen penting, antara lain perwakilan dari pihak Pertamina, Ditjen ESDM, dan DPR RI.

“Pastinya, kami sebagai Pemerintah Kabupaten merasa bangga dan terima kasih yang sangat banyak kepada ESDM dan Pertamina dengan adanya program tersebut. Dengan program ini, kami berharap supaya nelayan tradisional bisa lebih menghemat bahan bakar dan pastinya hasil tangkapan ikannya akan semakin banyak,” ucap Indartato.

Namun, lanjutnya, ia berharap bantuan semacam demikian tidak berhenti sampai di situ. Selama nelayan Pacitan masih masuk dalam kriteria penerima bantuan, pihaknya akan terus mengusulkan ke Ditjen ESDM dan DPR RI.

“Ke depan, tergantung kriteria. Dan, sepanjang kita masuk dalam kriteria itu, kita akan mengusulkan terus kepada Ditjen ESDM dan tentunya DPR RI di tahun 2020 nanti,” katanya.

Sementara itu, perwakilan dari Ditjen ESDM, Ahmad Wahyu Wardono, menjelaskan, mesin bertenaga BBG ini bukanlah barang baru. Ini sudah diujicobakan ke banyak nelayan.

“Ya, bila dibandingkan dengan BBM, ada selisih antara 40 sampai 50 persen. Kan jadinya lebih hemat,” katanya.

Ia menambahkan, Kabupaten Pacitan memang baru sekali ini menerima bantuan tersebut. Karena, menurutnya, bantuan ini hanya diberikan bagi kapal-kapal bermesin di 5 Gross Tonnage (GT), dan alat penangkapannya ramah lingkungan.

“Yang pasti, ini adalah mesin di bawah 5 (GT) dan alat tangkapnya sangat ramah lingkungan,” ujarnya.

Hal lain disampaikan Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Pacitan, Bambang Mahendrawan.

Menurutnya, bantuan ini berdasarkan pada pengajuan yang sudah disampaikan sejak tahun 2016.

“Ya, memang ini terwujud berkat pengajuan dari tahun 2016 lalu. Dari hasil identifikasi tersebut, kita kemudian mengajukan, hingga akhirnya terealisasi di tahun ini. Bantuan ini berupa 180 paket yang tersebar di 7 kecamatan, dalam bentuk mesin dan alat komponennya,” jelas Bambang. [yhr]


Komentar Pembaca