Bamsoet Mundur dari Pencalonan, Airlangga Tunggu Mufakat Aklamasi

Polhukam  RABU, 04 DESEMBER 2019 | 08:25 WIB | Warni Arwindi

Bamsoet Mundur dari Pencalonan, Airlangga Tunggu Mufakat Aklamasi

MoeslimChoice | Petahana Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menunggu kemungkinan dirinya terpilih kembali melalui mufakat alias aklamasi dalam Musyawarah Nasional X partai berlogo beringin itu. Pasalnya, setelah bakal calon Bambang Soesatyo mundur dari medan persaingan, masih ada yang mau berlaga dengan Airlangga seperti Ridwan Hisjam, misalnya.

Airlangga yang juga Menko Perekonomian itu masih ingin menunggu hingga disampaikan pandangan umum untuk mengetahui peluang terjadinya aklamasi. "Kita tunggu sampai pemandangan umum besok," kata Airlangga di sela acara Munas yang berlangsung di Hotel Ritz Carlton Jakarta Selatan, Selasa, 3/12/19.

Menurut dia, mundurnya Bambang Soesatyo (Bamsoet) memang mengubah peta persaingan. "Dinamikanya menjadi berbeda karena Bamsoet juga memberikan dukungan kepada saya. Hal ini tentunya akan menjadi bahan dalam pemandangan umum dalam sidang besok," kata Airlangga.

Bamsoet memutuskan menarik diri dari bursa calon Ketua Umum Golkar seusai bertemu Airlangga dan sejumlah senior Partai Golkar di Jakarta, Selasa petang. Airlangga menegaskan bahwa tidak ada campur tangan Presiden Jokowi dalam pertemuan itu.

Soal bakal calon ketua umum lain yang tetap berniat maju dalam Munas X Partai Golkar, Airlangga mengaku masih akan memantaunyalebih lanjut.

"Ya, kita lihat saja besok. Pertama 'kan prosesnya jelas ada pencalonan, kemudian yang kedua tentunya ada persyaratannya. Nanti dilihat apakah persyaratannya telah terpenuhi atau belum?" kata Airlangga.

Pemilihan Ketua Umum Partai Golkar dijadwalkan pada hari Kamis, 5/12/19. Namun, jika pemandangan umum berupa pernyataan pendapat kelompok komponen partai ini yang dijadwalkan berlangsung Rabu, 4/12/19 menyatakan dukungan kepada Airlangga, aklamasi akan tercapai.

Prinsipnya jika salah satu calon memperoleh dukungan lebih dari 50 persen dari kelompok-kelompok pemegang hak suara, aklamasi tercapai. Wallahu 'alam.


Komentar Pembaca