Sebagai Mualaf Deviani Natalia akan Perdalam Agama Islam

Kajian  JUMAT, 29 NOVEMBER 2019 | 18:50 WIB | Sunarya Sultan

Sebagai Mualaf Deviani Natalia akan Perdalam Agama Islam

Foto/net

Moeslimchoice | Alhamdulillah, mantan Tenaga Ahli (TA) Parampara Praja (Dewan Penasehat Gubernur DIY) Deviani Natalia (27) kini menjadi mualaf. Prosesi Devi masuk Islam pada Kamis (28/11/2019) sore dibimbing langsung oleh Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD yang merupakan mantan Ketua Parampara Praja.

Kalimat syahadat diucapkan Devi di pintu masuk serambi sisi selatan Masjid Darur Ikram, Sambilegi Lor, Maguwoharjo, Depok, Sleman. Para saksi yang hadir menyatakan sah, sehingga Deviani Natalia resmi memeluk agama Islam.

Sebagai informasi, Deviani Natalia kini menjadi aparatur sipil negara (ASN) Balai Latihan Kerja (BLK) Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) Ternate, Maluku Utara. Devi menyebutkan, setelah menjadi mualaf, dirinya akan kembali bekerja seperti biasa. Dia juga akan memperdalam agama Islam dengan mencari guru atau kyai untuk membimbingnya.

"Saya akan mencari guru atau kyai yang dapat membimbing belajar sehingga masuk Islam menjadi lebih baik," tutur Devi usai prosesi pembacaan syahadat di Masjid Darul Ikram, Sambilegi Batu, Maguwoharjo, Depok, Sleman, Kamis (28/11/2019) sore.

Ketika ditanya apakah setelah mualaf akan memakai nama Islam, Devi mengaku belum dapat memastikannya. "Untuk sementara belum akan menambah nama baru," jelasnya. [nry]


Komentar Pembaca
Hilangkan Penyakit Hati

Hilangkan Penyakit Hati

08 Des, 2019 | 18:20

Belajar Sabar Jauhi Maksiat

Belajar Sabar Jauhi Maksiat

08 Des, 2019 | 14:10

Rambo Versus Leng Feng

Rambo Versus Leng Feng

08 Des, 2019 | 09:00

Jangan Ubah Pancasila

Jangan Ubah Pancasila

08 Des, 2019 | 06:00

Subuh Sikh

Subuh Sikh

08 Des, 2019 | 04:04

Antara Kritik dan Condemnation

Antara Kritik dan Condemnation

07 Des, 2019 | 17:30

Suami Iis Dahlia Diduga Tahu Soal Pengangkutan Harley di Pesawat Garuda
Iwan Sumule: Ari Askhara Juga Harusnya Dipidana

Iwan Sumule: Ari Askhara Juga Harusnya Dipidana

PolhukamMinggu, 08 Desember 2019 | 19:15

Dana Haji Numpuk Rp122 T karena Panjangnya Antrean

Dana Haji Numpuk Rp122 T karena Panjangnya Antrean

NasionalMinggu, 08 Desember 2019 | 18:50

Hilangkan Penyakit Hati

Hilangkan Penyakit Hati

KajianMinggu, 08 Desember 2019 | 18:20

Koruptor Anas Maamun Dapat Grasi, Mengapa Abu Bakar Baasyir Tidak?