Kelompok HAM Saudi: Arab Saudi Tahan 8 Cendekiawan yang Memiliki Hubungan dengan Reformis

Kabar Tanah Suci  RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 17:30 WIB

 Kelompok HAM Saudi: Arab Saudi Tahan 8 Cendekiawan yang Memiliki Hubungan dengan Reformis

foto/net

Moeslimchoice. Arab Saudi sedikitnya telah menahan delapan cendekiawan dan mantan blogger dalam gelombang baru penangkapan yang menarget orang-orang yang memiliki hubungan dengan para reformis.

Kelompok hak asasi manusia Saudi, ALQST yang berbasis di London dan seseorang yang mengetahui dengan baik kasus-kasus penangkapan itu memberikan nama-nama mereka yang ditahan, termasuk para penulis yang telah bekerja dalam berbagai kapasitas dalam kampanye Visi 2030 Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk merombak sistem ekonomi dan masyarakat Saudi.

"Mereka ditangkap di rumah mereka di ibu kota Riyadh dan kota pelabuhan Jeddah pekan lalu oleh polisi berpakaian preman tanpa alasan yang jelas," kata perwakilan kelompok itu seperti dikutip dari kantor berita Al-Jazeera pada Senin (25/11).

ALQST pun merilis nama-nama orang yang ditahan, di antaranya berprofesi sebagai wartawan, penulis hingga pengusaha. Mereka adalah Bader Al-Rashed, Sulaiman Al-Saikhan Al-Nasser, Waad Al-Mohaya, Musab Fouad Al-Abdulkarim, Abdul Majid al-Balawi, Abdulaziz Alehis, Abdulrahman Monthly, dan Fouad Al-Farhan.

Sementara itu, Pemerintah Saudi tidak memberikan komentar terkait penahanan tersebut. Pihak Kerajaan juga membantah memiliki tahanan politik, namun para pejabat senior berkata lain, mereka mengaku tengah memantau para aktivis dan berpotensi menahan mereka. Hal ini diklaim perlu untuk menjaga stabilitas sosial.

ALQST adalah organisasi hak asasi manusia yang mendokumentasikan dan mempromosikan topik-topik yang berkaitan dengan hak asasi manusia di Arab Saudi. ALQST berasal dari kata dalam bahasa Arab Al-Qisthu yang berarti 'keadilan'. 

Mereka mempunyai tim di Arab Saudi yang bertugas meneliti kasus-kasus dan tim lainnya di London yang menerbitkan laporan dan berita.

Penangkapan tersebut merupakan bagian dari penumpasan yang telah berlangsung selama dua tahun terhadap aktivis dan orang-orang yang dianggap sebagai pengkritik terhadap putra mahkota, yang menarik perhatian dunia setelah pembunuhan jurnalis, Jamal Khashoggi di Turki pada Oktober tahun lalu. [mt/net]


Komentar Pembaca