Dilaporkan Nipu Kontraktor Rp 3,9 Miliar, Wagub Jabar Pilih Diam

Daerah  RABU, 27 NOVEMBER 2019 | 14:32 WIB

Dilaporkan Nipu Kontraktor Rp 3,9 Miliar, Wagub Jabar Pilih Diam

Wagub Jabar, Uu Ruzhanul Ulum

MoeslimChoice | Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, masih memilih bungkam ketika ditanya terkait laporan dirinya atas dugaan penipuan sebesar Rp 3,9 miliar.

Laporan dugaan penipuan itu dilakukan seorang kontraktor ke Polda Jabar pada Selasa (26/11/2019).

Nilai proyek sebesar Rp 3,9 miliar itu menyangkut kerugian 13 pekerjaan milik pemerintah yang dikelola sang pelapor, Budi Santosa.

Nama Uu Ruzhanul Ulum terpaksa dilaporkan karena di saat proyek berlangsung mantan Bupati Tasikmalaya ini masih memiliki kuasa.

Kasus ini menjadi yang kesekian kali yang menyeret nama Uu. Sebelumnya, dia juga pernah disebut-sebut dalam kasus penyelewengan dana bantuan sosial (bansos).

Sayangnya, Uu tak pernah sekalipun memberikan tanggapan resmi atau sanggahan atas kasus yang menimpanya. Uu memilih bungkam dan enggan berkomentar panjang.

"Ah enggak ah, no comment ya," ungkapnya singkat, ketika ditemui di Gedung Sate, usai membuka acara Hari Bambu Nasional, Rabu (27/11/2019).

"Silakan tafsirkan saja, ya," tambahnya sembari meninggalkan pewarta yang mengejarnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan, kasus tersebut tidak akan serta merta dibuka kembali meski ada bukti baru.

Penyidik Ditreskrimum akan menguji lebih dulu bukti baru yang dibawa oleh Budi serta kuasa hukumnya.

"Kalau sekarang bawa bukti baru, lalu membuka perkara tersebut, itu otoritas ada pada penyidik. Polisi melayani dalam hal ini penyidik akan menguji penyelidikan kembali dan ini berdasarkan bukti baru," katanya.

Terpisah, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, mengimbau pihak manapun untuk bisa menghormati hukum yang berlaku.

Setiap hal yang berkaitan dengan perkara hukum jelas harus diselesaikan lewat koridor hukum yang berlaku. Prosedur atas hukum sudah ada, tinggal dijalankan.

"Saya harap agar semua bisa clear. Dan saya harap yang terbaik untuk situasi ini," ujar Emil —sapaan akrab Ridwan Kamil— saat ditemui wartawan di rumah dinasnya.

Emil sebenarnya berharap agar Uu tidak bermasalah dengan persoalan di kepolisian. Sebab dia sudah ditugasi untuk meningkatkan perekonomian di Jabar dan tugas ini sangat besar.

"Semoga (kasus ini) tidak mengganggu kedinasan, dan kita lihat saja follow up seperti apa," ujar Emil. [yhr]


Komentar Pembaca
Disentil DKPP Soal Kasus Wahyu, Ketua KPU Ngeles

Disentil DKPP Soal Kasus Wahyu, Ketua KPU Ngeles

PolhukamJumat, 17 Januari 2020 | 01:10

KPK Bingung Masinton Miliki Sprindik Wahyu Setiawan

KPK Bingung Masinton Miliki Sprindik Wahyu Setiawan

PolhukamKamis, 16 Januari 2020 | 06:55

Woi Sobat Ambyar! Didi Kempot Manggung di Kelapa Gading Minggu Malam
Mendagri Tito Karnavian Terima Penghargan Tertinggi dari Singapura
Pengakuan Punggawa Keraton Agung Sejagat

Pengakuan Punggawa Keraton Agung Sejagat

NasionalRabu, 15 Januari 2020 | 10:20

Pemerintah Filipina Sulap Abu Vulkanik Gunung Taal Jadi Batu Bata
Sah, Reini Wirahadikusumah Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB

Sah, Reini Wirahadikusumah Jadi Rektor Perempuan Pertama ITB

PendidikanSenin, 20 Januari 2020 | 00:25

Demo Rompi Kuning Ricuh, Presiden Prancis Dievakuasi

Demo Rompi Kuning Ricuh, Presiden Prancis Dievakuasi

InternasionalMinggu, 19 Januari 2020 | 23:20

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang

Kronologi Kecelakaan Maut Bus Pariwisata di Subang

DaerahMinggu, 19 Januari 2020 | 22:05

Hujan Belum Reda, Jakarta Siagakan 478 Pompa di 176 Titik

Hujan Belum Reda, Jakarta Siagakan 478 Pompa di 176 Titik

NasionalMinggu, 19 Januari 2020 | 21:15