Konflik PPP, Humphrey Ingin Islah

Polhukam  SENIN, 25 NOVEMBER 2019 | 10:35 WIB

Konflik PPP, Humphrey Ingin Islah

Humphrey Djemat

MoeslimChoice | Ketua Umum PPP versi Muktamar Jakarta, Humphrey Djemat, menginginkan kubunya bersatu dengan Ketum PPP versi Muktamar, Suharso Monoarfa.

Alasannya, PPP adalah partai besar, partai “senior”, partai berkekuatan eksklusif, yang seharusnya kini sudah bisa merajai parlemen.

"Sudah waktunya bagi PPP (islah). Ini partai lama, partai yang mempunyai kekuatan tersendiri. Buktinya masih bisa lolos kok (ke DPR), walaupun sudah porak-poranda," kata Humphrey di Jakarta Pusat, Minggu (24/11/2019).

Namun, jika tak mau islah, Humphrey menilai PPP akan tinggal sejarah. Dia mengatakan sudah sepakat dengan Suharso soal islah.

"Tapi kalau sekarang nggak mau menyatu, ya siap-siap aja terima nasib untuk jadi (tinggal) sejarah nanti. Itu yang ada di dalam diri saya dan Pak Suharso, itu yang bagus," ujarnya.

Humphrey mengungkapkan, tidak ada kendala hingga saat ini terkait islah. Dia mengatakan, kedua kubu punya kesamaan visi dan tujuan terhadap partai berlambang Kabah ini.

"Sebenarnya nggak ada (kendala islah), karena satu pemikiran visi yang sama bagaimana sekarang membuat PPP itu menjadi lebih baik, lebih kuat. Nah jadi itu kan sama," ucapnya. [yhr]


Komentar Pembaca