Siap-siap! Penagih Pajak Bakal Berjuang Lebih Keras pada 2020

Ekonomi  MINGGU, 24 NOVEMBER 2019 | 10:25 WIB | Ida Iryani

Siap-siap! Penagih Pajak Bakal Berjuang Lebih Keras pada 2020

MoeslimChoice | Direktorat Jenderal Pajak perlu kerja keras meningkatkan kepatuhan wajib pajak membayar kewajibannya pada 2020. Harap maklum, target tahun ini senilai Rp1.557 triliun saja baru tercapai 65,7 persen saja per 31 Oktober 2019 dan sulit mencapai 100 persen hingga tutup buku 31 Desember nanti.

Sementara untuk 2020, target pendapatan negara dari sektor pajak diptok Rp1.680 triliun. Jadi, meski tahun ini penerimaan pajak seret, tahun depan target justru naik Rp123 triliun atau sekitar 7,9 persen.

“Target pendapatan pajak 2020 akan diperjuangkan. Uang pajak ini nantinya untuk membangun infrastruktur dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia,” ungkap Sekretaris Direktorat Jenderal Pajak Peni Hirjanto di kantornya, Jakarta, Sabtu, 23/11/19.

Peni optimistik instansinya sanggup merealisasikan pendapatan pajak sesuai dengan harapan di tengah kelesuan para wajib pajak seiring pertumbuhan ekonomi yang mandek di sekitar lima persen setahun. Sedangkan pertumbuhan pajak terhitung hanya tumbuh 1,2 persen bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Jadi, kata Peni, demi menggenjot pendapatan pajak, negara juga mengupayakan reformasi perpajakan. “Kami melakukan perbaikan dari sisi sumber daya manusia, organisasi, proses bisnis, IT, semuanya,” ujarnya.

Mengenai kepatuhan, Peni mengaku catatan pada 2018 tergolong rendah. Angka kepatuhan yang tercatat di kementerian hanya mencapai 68-70 persen. “Ini baru kepatuhan formal. Belum lagi kepatuhan material,” ujarnya.


Komentar Pembaca