Mohon Perhatian! Per 1 Desember 2019 Tarif Penyeberangan Pelabuhan Naik

Ekonomi  JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 19:13 WIB | Sunarya Sultan

Mohon Perhatian! Per 1 Desember 2019 Tarif Penyeberangan Pelabuhan Naik

Foto/net

Moeslimchoice | Pemerintah menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadiakan segera menaikkan tarif penyeberangan di sejumlah pelabuhan. Disebutkannya, kenaikan tarif tersebut dilakukan karena sudah lama tidak ada kenaikan.

"Kita akan naiknya secara bertahap. Sekarang lagi dibahas dengan Pak Menko (Menko Perekonomian Airlangga Hartarto)," ujar Menteri Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Lebih lanjut dia menyatakan, seperti contoh tarif penyeberangan di pelabuhan Merak-Bakauheni sudah 5 tahun tak mengalami kenaikan.

"Tarif itu sudah 5 tahun enggak naik. Kalau dihitung secara ekonomi, mestinya naiknya tinggi sekali sampai 45 persen," pungkas dia.

Agar tak memberatkan masyarakat, kenaikan akan dilakukan secara bertahap. "Umpamanya 10 persen dulu [kenaikan] atau 15 persen dulu. Tahun depan lagi. Jadi bertahap," katanya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengungkapkan ada 20 lintas penyeberangan yang akan mengalami kenaikan mulai 1 Desember 2019. Ia memastikan kenaikan tarif ini telah mempertimbangkan pelbagai aspek keekonomian. Secara rata-rata tarif penyeberangan akan naik sebesar 10,16 persen.

"Disetujui pak menteri kenaikan sekitar 10-11 persen tapi variatif. Kami minta persetujuan semua operator 1 Desember sudah bisa dijalankan," jelas Dirjen seperti dikutip Tribunnews.com.

Menurut Budi, aturan mengenai kenaikan tarif akan rampung dalam satu minggu mendatang. Nantinya, bentuk aturan itu akan berupa Peraturan Menteri (PM) Perhubungan. Jika aturan rampung, tahap selanjutnya adalah sosialisasi kepada masyarakat.

Sosialisasi tersebut akan melibatkan sejumlah stakeholder seperti PT ASDP Indonesia Ferry, Asosiasi, YLKI, dan Jasa Raharja. (nry)


Komentar Pembaca