Alhamdulillah Dana Talangan Cair, BPJS Kesehatan Bakal Segera Bayar Klaim RS

Kesehatan  JUMAT, 22 NOVEMBER 2019 | 17:13 WIB | Sunarya Sultan

Alhamdulillah Dana Talangan Cair, BPJS Kesehatan Bakal Segera Bayar Klaim RS

Foto/net

Moeslimchoice | Alhamdulillah, dana talangan senilai Rp9,13 triliun telah diterima Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dari Kementerian Keuangan. Dikatakan Kepala Humas BPJS Kesehatan Iqbal Anas, dana dari Kemenkeu itu telah diterima entitasnya pada Jumat, 22 November 2019, sebagai bentuk penyesuaian kenaikan premi untuk peserta bantuan iuran atau PBI.

“Alhamdulillah pagi ini sudah ada pencairan sebagai tindak lanjut penyesuaian iuran Jaminan Kesehatan Nasional,” tukas Iqbal saat dihubungi wartawan pada Jumat, 22 November 2019.

Lebih lanjut Iqbal menyampaikan, BPJS Kesehatan bakal segera memanfaatkan dana talangan tersebut untuk membayar tunggakan klaim ke sejumlah rumah sakit. Disebutkannya, BPJS Kesehatan akan mengusahakan pembayaran sesegera mungkin, hari ini.

Sebagai informasi, hingga 31 Oktober 2019, utang jatuh tempo yang ditanggung BPJS Kesehatan mencapai Rp21,1 triliun. BPJS Kesehatan juga masih menanggung beban oustanding claim atau OSC senilai Rp2,7 triliun. Sedangkan utang belum jatuh tempo mencapai Rp1,7 triliun.

Sementara itu, adanya pencairan dana talangan tersebut dibenarkan oleh Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu Askolani. “Iya, betul. Hari ini sudah dicairkan untuk (kenaikan) iuran PBI (peserta bantuan iuran) ke BPJS Kesehatan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, pencairan dana talangan senilai Rp9,13 triliun ini merupakan pembayaran tahap pertama. Dana yang dibayarkan tersebut merupakan pelunasan atas iuran bagi peserta setelah pemerintah menetapkan kenaikan dana klaster PBI per Agustus 2019.

Pada Agustus lalu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan kementeriannya akan mencairkan dana talangan dengan estimasi total Rp14 triliun. Dengan pencarian tahap pertama, pemerintah masih memiliki beban dana talangan kepada BPJS Kesehatan sebesar Rp4,8 trilun. 

Hingga 31 Oktober 2019 Peserta BPJS Kesehatan tercatat sebanyak 222.278.708 jiwa. Dengan 35,9 juta di antaranya adalah peserta mandiri dan peserta bukan pekerja. Sedangkan 133,8 juta jiwa merupakan peserta penerima bantuan iuran atau PBI dari pusat dan daerah. Sisanya, 53,5 juta lainnya ialah peserta penerima upah badan usaha dan penyelenggara negara dari kelompok pegawai BUMN, PNS, TNI, dan Polri. (nry)


Komentar Pembaca